Telkom Perkuat UMKM Perempuan, Dorong Ekonomi Digital Inklusif

JAKARTA – Upaya memperkuat peran perempuan dalam ekonomi digital terus didorong oleh PT Telkom Indonesia melalui program pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berfokus pada peningkatan kapasitas bisnis dan akses pasar. Inisiatif ini dinilai menjadi strategi penting dalam membangun ekonomi inklusif berbasis teknologi di tengah pesatnya transformasi digital.

Program yang diperkenalkan pada 16 Maret 2026 tersebut menempatkan pelaku UMKM perempuan sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Melalui ekosistem pembinaan yang terintegrasi, perusahaan menghadirkan pelatihan bisnis, pemanfaatan teknologi digital, hingga perluasan akses pasar melalui jaringan Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Telkom.

Senior General Manager (SGM) Social Responsibility Telkom Hery Susanto menegaskan, peran perusahaan tidak hanya sebatas penguatan infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga menciptakan dampak sosial berkelanjutan.

“Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, Telkom tidak hanya berfokus pada penguatan konektivitas dan transformasi teknologi, tetapi juga berkomitmen mengoptimalkan inovasi untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang nyata. Melalui pendampingan ini, kami berharap setiap solusi yang dihasilkan oleh perempuan penggerak UMKM dapat memiliki model keberlanjutan yang kuat,” ujar Hery Susanto dalam keterangan resminya, sebagaimana dilansir Selular, Senin, (16/03/2026).

Dalam pelaksanaannya, program pembinaan dilakukan secara bertahap melalui kurikulum yang mencakup Go Modern, Go Digital, Go Online, hingga Go Global. Tahapan ini dirancang untuk memperkuat fondasi usaha, meningkatkan literasi digital, serta membuka peluang ekspansi ke pasar nasional hingga internasional.

Salah satu peserta program, Dini Windu Asih, pemilik usaha kuliner Mbrebes Milli, merasakan manfaat langsung dari pendampingan tersebut. Bergabung sejak Januari 2025, ia mengembangkan komunitas usaha berbasis ibu rumah tangga di tingkat kelurahan. Melalui dukungan Rumah BUMN, usaha yang ia jalankan mengalami peningkatan kualitas produk dan akses pemasaran digital.

Selain sektor kuliner, pembinaan juga menyasar usaha berbasis keberlanjutan lingkungan. Contohnya usaha Tano Puan yang dikelola Siska Elvi Yunita, yang mengembangkan kerajinan berbahan tanaman purun melalui kelompok Srikandi Purun Jaya. Produk eco-craft tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian ekosistem lahan gambut.

Program ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan melalui inisiatif GoZero – Sustainability Action by Telkom Indonesia, yang mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Pada pilar sosial, perusahaan menjalankan program Empower Our People guna meningkatkan kapasitas masyarakat berbasis teknologi digital.

Selain itu, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom juga selaras dengan target global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendorong kesetaraan gender.

Melalui pendekatan pendampingan yang terstruktur dan berbasis teknologi, perusahaan berharap pelaku UMKM perempuan dapat meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan pasar, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. []

Penulis: Rina Kartika | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *