The Premier Hill Tawarkan Hunian Hijau Mulai Rp2 Miliar

SAMARINDA – Agung Podomoro Group menggelar pameran properti di City Centrum Mall Samarinda sebagai bagian dari strategi pemasaran proyek hunian terbarunya, The Premier Hill Samarinda. Kegiatan promosi tersebut berlangsung selama sepekan, mulai 21 Februari hingga 1 Maret 2026, dan terbuka bagi masyarakat umum yang ingin memperoleh informasi langsung terkait proyek tersebut.

Pameran ini digelar untuk memperkenalkan pengembangan terbaru dari kawasan Bukit Mediterania Samarinda. Sales Marketing PT Agung Podomoro Group, Nanda Anita Suri, menjelaskan bahwa kehadiran open booth di pusat perbelanjaan tersebut bertujuan mendekatkan proyek kepada calon konsumen, sekaligus memberikan penjelasan komprehensif mengenai konsep, desain, hingga skema pembiayaan yang ditawarkan.

“Kami membuka open booth di City Centrum sebagai bagian dari strategi marketing. Pameran ini berlangsung dari 21 Februari sampai 1 Maret 2026, sehingga masyarakat bisa datang langsung untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai proyek kami,” ujar Nanda Anita Suri saat diwawancarai secara resmi, Senin (24/02/2026).

The Premier Hill Samarinda dikembangkan di atas lahan seluas kurang lebih 14 hektare. Proyek ini mengusung konsep hunian premium dengan pendekatan kawasan hijau berkelanjutan. Sekitar 73 persen dari total luas lahan dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau, taman, dan area komunal yang dirancang untuk mendukung gaya hidup sehat penghuni.

“Kami tidak hanya menjual rumah, tetapi juga menjual konsep dan kawasan. Dari total 14 hektare, 73 persen merupakan kawasan hijau. Nantinya akan banyak taman, ruang terbuka, serta fasilitas olahraga untuk penghuni,” jelasnya.

Saat ini, pengembangan telah memasuki tahap kedua dengan tema The Garden House. Konsep tersebut menghadirkan taman di dalam area rumah, sehingga setiap unit memiliki ruang hijau privat yang terintegrasi dengan bangunan.

“Di tahap kedua ini, kami menghadirkan konsep The Garden House, di mana tersedia lahan khusus untuk taman di dalam rumah. Ini menjadi nilai tambah karena penghuni tetap bisa menikmati ruang hijau secara privat,” katanya.

Adapun tipe yang dipasarkan saat ini adalah tipe The Bengkirai. Menyesuaikan dengan kontur kawasan perbukitan, desain hunian dibagi menjadi dua kategori, yakni upslope dan downslope.

“Untuk tipe upslope, tampak depan terlihat dua lantai dan bagian belakang satu lantai. Sedangkan tipe downslope, dari depan terlihat dua lantai, namun dari belakang tampak tiga lantai. Ini menyesuaikan dengan kontur lahan,” terang Nanda.

Luas tanah rata-rata yang ditawarkan sekitar 140 meter persegi, di luar luas bangunan. Harga unit dipasarkan mulai dari Rp2 miliar.

“Untuk harga memang mulai dari Rp2 miliar. Namun angka tersebut sebanding dengan konsep kawasan, fasilitas, serta lokasi yang kami tawarkan,” ujarnya.

Dalam aspek pembiayaan, perusahaan menggandeng tujuh bank untuk memfasilitasi kredit pemilikan rumah (KPR). Selain itu, tersedia opsi pembayaran kontan bertahap maupun tunai.

“Kami memberikan fleksibilitas pembayaran. Selain KPR melalui tujuh bank rekanan, ada juga opsi kontan bertahap maupun cash keras,” jelasnya.

Pada periode awal tahun dan momentum Ramadan, perusahaan juga menawarkan promo uang muka (DP) mulai dari 10 persen, lebih rendah dari ketentuan normal sebesar 20 persen, dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Melalui pameran ini, Agung Podomoro Group berharap minat masyarakat terhadap hunian premium berkonsep hijau di Samarinda semakin meningkat, seiring kebutuhan akan kawasan tempat tinggal yang nyaman dan berkelanjutan. []

Penulis: Rifky Irlika Akbar | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *