Tiket Kereta Diskon 20 Persen, Buruan Manfaatkan Sebelum Habis
JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) meluncurkan program diskon tiket bertajuk Promo Silaturahmi dengan potongan harga hingga 20 persen untuk perjalanan periode 25 Maret hingga 1 April 2026. Kebijakan ini menjadi strategi perusahaan untuk mendorong mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan jalur darat pada momen arus mudik dan balik Lebaran.
Program ini berlaku untuk pembelian dan keberangkatan pada rentang waktu yang sama, yakni 25 Maret–1 April 2026. Melalui skema tersebut, KAI menawarkan tarif lebih terjangkau khususnya bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan jarak jauh dalam waktu dekat.
Dalam ketentuannya, potongan harga hanya berlaku untuk kereta api kelas eksekutif dan tidak mencakup layanan Suite Class Compartment, kereta Luxury, Imperial, Priority, Panoramic, serta kereta wisata lainnya. Selain itu, promo tidak dapat digabung dengan program diskon lain maupun tarif khusus.
KAI juga menetapkan bahwa tiket promo tetap dapat dibatalkan dan dijadwalkan ulang sesuai aturan yang berlaku. Pemesanan dilakukan secara daring melalui aplikasi Access by KAI, sehingga memudahkan calon penumpang tanpa harus datang langsung ke stasiun.
Adapun langkah pemesanan meliputi masuk ke aplikasi, memilih menu “Antar Kota”, menentukan stasiun asal dan tujuan, memilih tanggal perjalanan dalam periode promo, serta memilih jadwal dengan penanda diskon sebelum melanjutkan ke pembayaran.
Program ini dinilai sebagai upaya KAI dalam memperluas akses transportasi publik yang efisien dan ekonomis. Dengan tarif yang lebih kompetitif, masyarakat diharapkan beralih menggunakan kereta api sebagai moda utama perjalanan, terutama pada periode padat mobilitas.
Selain memberikan kemudahan biaya, peningkatan penggunaan kereta api juga berpotensi menekan kepadatan lalu lintas di jalur darat, sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan terkendali.
Pemanfaatan promo ini perlu disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan agar potongan harga dapat diperoleh secara optimal, sebagaimana diberitakan Pikiran Rakyat, Rabu, (26/03/2026). Dengan perencanaan yang matang, perjalanan dapat dilakukan dengan lebih hemat tanpa mengurangi kenyamanan. []
Penulis: Arnelia Triwardini | Penyunting: Redaksi01
