Tujuh Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Jagorawi

JAKARTA – Arus lalu lintas di Tol Jagorawi arah Jakarta sempat terganggu akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan di Km 47B, tepatnya di underpass Ciawi, Bogor Timur, Kota Bogor, Rabu (12/02/2026) pagi. Insiden terjadi di sekitar lokasi proyek perbaikan jalan tol yang berada di bahu kanan.

Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 06.20 WIB, saat volume kendaraan dari arah Ciawi menuju Jakarta terpantau cukup padat. Sejumlah kendaraan dilaporkan sudah dalam kondisi berhenti karena adanya pekerjaan perbaikan jalan di titik tersebut.

Kepala Induk PJR Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.

“Iya benar (kecelakaan beruntun). Nggak ada korban, hanya materi saja,” kata Kepala Induk PJR Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli ketika dimintai konfirmasi, Rabu (12/02/2026).

Berdasarkan data kepolisian, tujuh kendaraan yang terlibat terdiri atas Toyota Innova, Toyota Etios, sebuah truk kecil, Honda Freed, Daihatsu Sigra, Nissan Evalia, dan satu unit truk trailer. Seluruh kendaraan tersebut melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta sebelum insiden terjadi.

Menurut Jajuli, enam kendaraan pertama telah berhenti di lokasi kejadian karena adanya proyek perbaikan di bahu kanan jalan. Posisi kendaraan saat itu beragam, sebagian berada di lajur satu, sebagian di bahu jalan.

“Ketujuh kendaraan dari arah Ciawi mengarah ke Jakarta. Setiba di TKP di underpass Km 47B, ada proyek (perbaikan jalan) di bahu kanan,” kata Jajuli.

Ia merinci posisi kendaraan saat kejadian. Empat kendaraan awal—Toyota Innova, Toyota Etios, truk kecil, dan Honda Freed—berada di lajur satu. Daihatsu Sigra berada di bahu jalan, sedangkan Nissan Evalia berada di bahu kanan.

“(Posisi) kendaraan 1, 2, 3, 4 (Innova, Etios, truk kecil, dan Freed) di lajur satu, kendaraan 5 (Daihatsu Sigra) di bahu jalan dan kendaraan 6 (Nissan Evalia) di bahu kanan,” imbuhnya.

Kecelakaan terjadi ketika truk trailer sebagai kendaraan ketujuh datang dari arah belakang. Diduga sopir berupaya menghindari kendaraan yang berhenti di depannya dengan membanting setir ke arah kanan. Namun manuver tersebut justru menyebabkan tabrakan beruntun.

“Keenam kendaraan sudah berhenti, karena di depan ada proyek. Selanjutnya datang kendaraan ketujuh (truk trailer) menghindar ke kanan, (lalu) menabrak bagian kanan depan kendaraan kelima (Sigra) dan menabrak belakang mobil keempat (Freed),” kata Jajuli.

Benturan tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah kendaraan, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa. Petugas PJR Jagorawi segera melakukan penanganan di lokasi, termasuk pengaturan lalu lintas dan evakuasi kendaraan yang terlibat agar arus kendaraan kembali normal.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan pengemudi, terutama saat melintas di area proyek perbaikan jalan. Pengurangan kecepatan dan menjaga jarak aman sangat diperlukan untuk mengantisipasi kendaraan yang berhenti mendadak.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian atau kurangnya antisipasi jarak aman oleh pengemudi truk trailer. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *