UMKM Paser Naik Kelas, Produk Kuliner Laris Lewat Pemasaran Digital

Peningkatan kualitas produk, kemasan higienis, dan pemasaran digital mendorong UMKM kuliner di Paser semakin berkembang dan diminati konsumen.

PASER – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser (Paser) menunjukkan perkembangan signifikan seiring meningkatnya kualitas produk, kemasan higienis, serta pemanfaatan pemasaran digital yang mendorong daya saing dan peningkatan permintaan masyarakat.

Peningkatan tersebut terlihat dari tingginya minat konsumen terhadap berbagai produk kuliner rumahan, seperti sosis solo, puding cokelat crispy, dan aneka kue kering, yang dinilai praktis serta mudah diperoleh melalui layanan pemesanan online.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan tren tersebut adalah usaha rumahan “ARDO” milik Dwi Aryanti di Tanah Grogot. Ia mengungkapkan bahwa permintaan terhadap produknya cenderung stabil dan meningkat, terutama untuk produk unggulan.

“Permintaan terus ada, hampir setiap hari produksi, terutama untuk sosis solo dan puding,” ujar Dwi, Rabu (25/03/2026).

Ia menjelaskan, konsumen tidak hanya berasal dari Tanah Grogot, tetapi juga dari wilayah lain di Paser. Kemudahan akses melalui media sosial turut mendorong peningkatan penjualan.

Dalam menjaga kualitas produk, ARDO menerapkan pengemasan yang rapi, higienis, serta dilengkapi label usaha. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat identitas produk UMKM.

Selain itu, pemasaran dilakukan melalui platform digital seperti Facebook dan Instagram dengan sistem pre-order dan layanan antar. Strategi ini dinilai efektif dalam menjangkau pasar yang lebih luas serta menjaga efisiensi produksi.

Produk yang ditawarkan juga bervariasi, mulai dari sosis solo siap konsumsi maupun versi mentah, hingga kue kering, kue lapis, puding buah hias, dan aneka kudapan tradisional lainnya.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa UMKM kuliner berbasis rumahan di Paser memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Dukungan kemasan yang baik, standar kebersihan, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor penting dalam mendorong UMKM naik kelas dan berdaya saing di pasar lokal. []

Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *