Viral Video Pencurian Gas Melon Berujung Amukan Massa
JAKARTA – Aksi pencurian tabung gas elpiji 3 kilogram yang terekam kamera pengawas dan beredar luas di media sosial memicu perhatian publik. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Suryowijayan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, dan berujung pada penangkapan terduga pelaku oleh warga setempat. Dalam kejadian itu, pelaku diduga berusaha membawa kabur dua tabung gas sebelum akhirnya dipergoki dan dihentikan warga.
Berdasarkan rekaman CCTV yang viral, seorang warga tampak memantau gerak-gerik pria yang dicurigai hendak mencuri tabung gas bersubsidi tersebut. Saat terduga pelaku mencoba melarikan diri dengan membawa dua tabung gas, warga yang telah bersiaga langsung bertindak. Dalam video itu terlihat seorang warga menghantamkan stik golf ke arah pelaku untuk menggagalkan aksinya.
Akibat serangan tersebut, pria yang mengenakan topi dan jaket itu spontan melepaskan dua tabung gas yang dibawanya. Ia berusaha kabur dari lokasi, namun warga yang telah berkumpul lebih dahulu mengepungnya. Situasi pun memanas hingga pelaku menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan.
Menanggapi peristiwa tersebut, Ps Kasihumas Polresta Jogja Ipda Anton Budi Susilo membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden itu berlangsung di rumah seorang warga bernama Pardiyo (59) di kawasan Suryowijayan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta.
Menurut keterangan yang dihimpun kepolisian, korban sebelumnya telah merasa curiga karena melihat seseorang mondar-mandir menggunakan sepeda motor di sekitar rumahnya pada Sabtu (21/02/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Kecurigaan itu bukan tanpa alasan, mengingat korban pernah kehilangan tabung gas elpiji 3 kilogram dalam kejadian sebelumnya.
“Berdasarkan kejadian sebelumnya di mana korban kehilangan tabung gas elpiji 3 kg, korban memberitahu warga bahwa ada orang mencurigakan. Korban berkoordinasi dengan warga untuk memantau sekitar jalan, sedangkan korban memantau area semak dekat rumah namun tidak ditemukan,” katanya.
Koordinasi antara korban dan warga tersebut menjadi langkah antisipatif untuk mencegah pencurian kembali terjadi. Warga kemudian meningkatkan kewaspadaan dengan memantau lingkungan sekitar secara bersama-sama. Hingga akhirnya, saat terduga pelaku kembali muncul dan diduga hendak melakukan aksinya, warga langsung bergerak cepat.
Peristiwa ini kembali menyoroti maraknya pencurian tabung gas elpiji 3 kilogram yang merupakan barang kebutuhan pokok masyarakat. Tabung gas bersubsidi tersebut kerap menjadi sasaran karena mudah dijual kembali. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan dan menyerahkan penanganan kasus kepada pihak berwenang apabila menemukan dugaan tindak kriminal.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut, termasuk memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga mengingatkan agar masyarakat tidak main hakim sendiri meskipun emosi akibat aksi kriminal dapat dipahami. []
Siti Sholehah.
