Warga Depok Temukan Jasad Bayi Mengapung di Kali Saat Pergantian Tahun
JAKARTA — Suasana malam pergantian tahun di Kota Depok berubah menjadi duka setelah warga menemukan jasad seorang bayi di aliran Kali Limo, Rabu (31/12/2025) malam. Penemuan tersebut mengejutkan warga sekitar karena jasad bayi ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan ari-ari yang masih menempel.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Ilham sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu, Ilham tengah berada di tepi kali dan melihat benda mencurigakan yang mengapung terbawa arus. Awalnya, ia mengira benda tersebut hanyalah boneka.
“Saksi melihat ke arah kali, tiba-tiba ada yang mengapung. Dikira boneka, setelah dipastikan ternyata bayi,” kata Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi saat dimintai konfirmasi, Kamis (01/01/2026).
Karena merasa ragu dengan apa yang dilihatnya, Ilham tidak langsung mengambil kesimpulan. Ia kemudian memanggil istrinya serta beberapa warga sekitar untuk memastikan temuan tersebut. Setelah dilakukan pengecekan bersama, warga memastikan bahwa benda yang mengapung di Kali Limo tersebut benar merupakan jasad bayi.
“Saksi masih ragu dan memanggil istri serta beberapa warga untuk memastikan apakah itu bayi atau bukan. Ternyata benar seorang bayi,” ujar Made.
Setelah kepastian diperoleh, Ilham segera melaporkan temuan itu kepada Ketua RT setempat. Ketua RT kemudian meneruskan laporan tersebut ke pihak kepolisian agar segera ditangani sesuai prosedur.
Menindaklanjuti laporan warga, aparat Polsek Cinere bersama tim Inafis Polres Metro Depok langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal terhadap jasad bayi tersebut.
Berdasarkan hasil pengecekan sementara di lokasi, polisi memperkirakan bayi tersebut telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan. Kondisi jasad yang masih memiliki ari-ari menjadi salah satu petunjuk awal bagi petugas dalam memperkirakan waktu kematian.
“Jasad bayi tersebut ari-arinya masih menempel, diperkirakan sudah dua hari meninggal,” ungkap Made.
Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, jasad bayi tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa oleh Palang Hitam ke RS Polri Kramat Jati. Di rumah sakit tersebut, jasad bayi akan menjalani pemeriksaan medis guna mengetahui penyebab kematian serta usia kandungan secara lebih pasti.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi tersebut serta bagaimana jasad bayi bisa berada di aliran Kali Limo. Polisi juga membuka kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa ini.
“Belum tahu sosok orang tua bayi tersebut. Masih dalam proses penyelidikan,” imbuh Made.
Penemuan jasad bayi ini menambah daftar kasus serupa yang terjadi di wilayah perkotaan dan kembali menyoroti persoalan perlindungan anak serta tanggung jawab orang tua. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor demi membantu proses pengungkapan kasus. []
Siti Sholehah.
