Wisata Membludak, Okupansi Hotel Serang Tembus 100 Persen
SERANG – Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2026 mendorong tingkat hunian hotel di Kabupaten Serang, Banten, mencapai kapasitas penuh hingga 100 persen, terutama pada periode puncak H+1 hingga H+3 Lebaran.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Yurlena Rachman, mengungkapkan peningkatan okupansi terjadi secara signifikan sejak awal pekan pasca-Lebaran, seiring membludaknya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi unggulan di wilayah tersebut.
“Pada periode 22 sampai 24 Maret 2026, rata-rata okupansi hotel di Kabupaten Serang mencapai angka 90 hingga 100 persen,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara, Rabu, (26/03/2026).
Menurut Yurlena, tren kenaikan ini menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan awal masa libur. Pada periode sebelumnya, yakni Rabu (18/03/2026) hingga Sabtu (21/03/2026), tingkat hunian hotel masih berada di kisaran 50 hingga 60 persen.
“Memasuki puncaknya pada awal pekan ini, hunian penuh. Sedangkan untuk hari ini okupansi masih bertahan cukup tinggi di angka 80 sampai 90 persen,” tambahnya.
Tingginya okupansi hotel tersebut sejalan dengan lonjakan jumlah wisatawan yang tercatat oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang. Sepanjang 22 hingga 24 Maret 2026, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 233.752 orang.
Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya, menyebut kawasan Pantai Anyer dan Cinangka menjadi tujuan utama wisatawan, dengan kontribusi sekitar 75 persen dari total kunjungan.
“Alhamdulillah, kunjungan wisata dan hunian hotel tahun ini meningkat 10 sampai 20 persen dibandingkan Lebaran 2025. Hal ini didukung oleh masa libur yang panjang, cuaca yang kondusif, serta koordinasi yang baik antara Pemda, TNI, Polri, dan pihak swasta,” kata Anas.
Peningkatan aktivitas pariwisata ini dinilai tidak hanya berdampak pada sektor perhotelan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat di kawasan wisata, mulai dari pelaku usaha kecil hingga sektor jasa pendukung lainnya.
PHRI Kabupaten Serang bersama Disporapar optimistis tren positif ini dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat di wilayah destinasi wisata. []
Penulis: Desi Purnama Sari | Penyunting: Redaksi01
