DPMD Kukar Kunci Arah Pembangunan Desa 2026 Lewat Evaluasi Triwulan II, “Data Tuntas, Program Tepat

TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara semakin menguatkan arah pembangunan berbasis data lewat Rapat Evaluasi Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Triwulan II Tahun 2025. Pertemuan ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus validasi untuk memastikan bahwa seluruh langkah strategis tahun depan dapat berjalan sesuai kebutuhan riil desa, Jumat (11/07/2025) di ruang rapat utama DPMD Kukar.
Dipimpin oleh Kepala Dinas Arianto, dan dihadiri oleh Sekretaris DPMD Mohammad Yusran Darma, Perencana Lilis Suriani, serta jajaran PPTK, Tim Gugus Tugas Pendamping Desa Kukar Idaman (GTPDKI), dan TAPM Pendekar Idaman, rapat tersebut menjadi simbol sinergi yang matang antara perencana kebijakan dan pelaksana program desa.
Arianto menekankan bahwa tantangan terbesar bukan terletak pada menyelesaikan pekerjaan teknis, tetapi pada kelengkapan dan keakuratan data desa. Data aparatur, infrastruktur, hingga kependudukan harus rampung di 2025 agar program kerja 2026 langsung mengarah tepat sasaran.
“Program tanpa data ibarat berlayar tanpa kompas. Tahun ini harus menjadi fondasi agar tahun depan kita bisa melangkah dengan presisi,” ujar Arianto.
Ia pun membuka opsi untuk mengadakan rapat evaluasi khusus pendataan, agar seluruh kekurangan bisa dibahas fokus dan dituntaskan sebelum pertengahan tahun.
Perencana DPMD Lilis Suriani melaporkan bahwa pelaporan kegiatan melalui aplikasi E-Pantau NG versi terbaru telah mencapai 100% kepatuhan, dengan 98 indikator kerja yang tercatat lengkap. Realisasi anggaran dan pelaksanaan program bahkan telah melampaui target semester satu, mencerminkan ritme kerja yang produktif dan disiplin tinggi dari seluruh unit.
Beberapa dokumen penting seperti RENSTRA 2026 dan perubahan RENJA 2025 masih dalam proses finalisasi menunggu RPJMD terbaru. Namun dokumen evaluasi lainnya seperti LKJIP dan manajemen risiko sudah terealisasi penuh, menandakan tata kelola internal yang semakin matang.
Rapat ini menunjukkan bahwa DPMD Kukar tak hanya bergerak, tapi bergerak dengan arah. Evaluasi kali ini bukan sekadar rutinitas, melainkan titik fokus untuk menyelaraskan data, anggaran, dan program agar pembangunan desa tidak lagi berbasis perkiraan, tapi berdasar kebutuhan nyata.[]
Redaksi03