Jet Pribadi Bawa Delapan Orang Terbakar di AS
MAINE – Sebuah insiden serius terjadi di Bandara Internasional Bangor, negara bagian Maine, Amerika Serikat, ketika sebuah jet pribadi dilaporkan terbakar sesaat setelah melakukan proses lepas landas. Peristiwa ini menyita perhatian karena pesawat tersebut diketahui membawa delapan orang di dalam kabin, sementara kondisi para penumpang hingga kini belum diumumkan secara resmi oleh otoritas terkait.
Insiden tersebut terjadi pada Minggu (25/01/2026) malam sekitar pukul 19.45 waktu setempat. Pesawat yang terlibat merupakan jet pribadi bermesin ganda jenis Bombardier Challenger 600, sebuah pesawat turbo-fan yang umumnya digunakan untuk penerbangan bisnis dan perjalanan jarak menengah. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh Reuters pada Senin (26/01/2026).
Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih belum diketahui. Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat atau Federal Aviation Administration (FAA) menyatakan akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap faktor teknis maupun nonteknis yang menyebabkan insiden tersebut. FAA menegaskan proses investigasi akan dilakukan bersama Badan Keselamatan Transportasi Nasional (National Transportation Safety Board/NTSB).
Seorang pejabat pemerintah Amerika Serikat, dalam pernyataan terpisah, mengatakan bahwa kebakaran yang terjadi tergolong besar dan membutuhkan penanganan cepat dari tim darurat bandara. Meski demikian, belum ada keterangan resmi mengenai tingkat kerusakan pesawat maupun kronologi detail detik-detik sebelum api muncul.
Berdasarkan laporan cuaca setempat, wilayah Bandara Internasional Bangor mengalami hujan salju ringan menjelang waktu kejadian. Namun, otoritas setempat belum memberikan indikasi langsung bahwa faktor cuaca berkontribusi terhadap insiden tersebut. Di sisi lain, peringatan badai musim dingin diketahui tengah berlaku di sebagian besar wilayah Maine, termasuk Bangor yang merupakan kota terbesar ketiga di negara bagian tersebut.
Pejabat pemerintah setempat menuturkan bahwa jet pribadi tersebut sebelumnya tiba di Maine dari Texas. Informasi kepemilikan pesawat menunjukkan bahwa perusahaan yang terdaftar sebagai pemilik resmi jet tersebut memiliki alamat yang sama di Houston dengan firma hukum Arnold & Itkin. Data ini turut menjadi bagian dari bahan pendalaman investigasi oleh otoritas penerbangan.
Berdasarkan data FAA, jet pribadi Bombardier Challenger 600 tersebut mulai beroperasi pada April 2020. Usia operasional yang relatif masih muda ini memunculkan perhatian terhadap aspek perawatan pesawat, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta kelayakan teknis sebelum penerbangan dilakukan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lanjutan mengenai kondisi delapan orang yang berada di dalam pesawat saat insiden terjadi. Pihak bandara maupun otoritas penerbangan setempat masih belum memberikan pernyataan rinci terkait kemungkinan korban luka atau dampak lain dari kejadian tersebut.
Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan penerbangan, khususnya pada penerbangan jet pribadi yang tidak selalu berada dalam pengawasan publik secara luas. FAA dan NTSB menyatakan hasil penyelidikan akan diumumkan kepada publik setelah seluruh data, rekaman, dan temuan lapangan dianalisis secara komprehensif. []
Siti Sholehah.
