PDIP Samarinda Gelar Musancab, Perkuat Struktur PAC di Tingkat Kecamatan
SAMARINDA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Samarinda menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Rabu malam (4/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus pembentukan kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan sebagai langkah strategis memperkuat struktur partai menghadapi kontestasi politik mendatang.
Musancab diikuti oleh kader dan pengurus partai dari seluruh kecamatan di Kota Samarinda. Selain Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda Iswandi, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur Safaruddin yang juga menjabat sebagai anggota Komisi III DPR RI.
Pelaksanaan Musancab diawali dengan proses penjaringan kader di tingkat kecamatan yang dilakukan oleh tim partai melalui tahapan administrasi, verifikasi rekam jejak, hingga diskusi internal untuk menentukan calon pengurus. Dalam forum Musancab tersebut, nama-nama yang telah melalui proses penjaringan kemudian disepakati sebagai pengurus PAC di masing-masing kecamatan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda Iswandi menjelaskan bahwa Musancab kali ini membentuk kepengurusan PAC di seluruh kecamatan yang ada di Kota Samarinda.
“Samarinda memiliki 10 kecamatan dan seluruhnya telah membentuk kepengurusan PAC melalui Musancab ini. Ini bagian dari penataan struktur organisasi agar mesin partai bisa bekerja lebih efektif,” kata Iswandi.

Menurutnya, sebelum Musancab digelar, DPC telah melakukan penjaringan kader di setiap kecamatan dengan melibatkan struktur partai setempat. Dari proses tersebut, puluhan kader diseleksi untuk mengisi posisi ketua, sekretaris, bendahara, serta pengurus harian PAC.
“Kita melakukan seleksi terhadap kader yang memiliki rekam jejak, loyalitas, dan kapasitas organisasi. Tidak hanya itu, kader yang dipilih juga harus siap bekerja untuk membesarkan partai di tingkat kecamatan,” ujarnya.
Iswandi menegaskan bahwa pembentukan PAC merupakan bagian penting dalam memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput. Setelah proses ini selesai, konsolidasi organisasi akan dilanjutkan hingga pembentukan pengurus ranting di tingkat kelurahan dan anak ranting di tingkat RT.
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur Safaruddin menambahkan bahwa penguatan struktur partai di tingkat kecamatan bertujuan membangun soliditas organisasi sekaligus memperkuat sinergi antara struktur partai dengan fraksi serta anggota legislatif.
“Pembentukan pengurus di tiap kecamatan ditujukan untuk memperkuat konsolidasi internal serta menyinergikan kerja struktur partai dengan fraksi dan anggota legislatif. Targetnya jelas: mengamankan kemenangan legislatif dan eksekutif di Samarinda,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pembentukan kepengurusan PAC dilakukan secara berjenjang melalui penjaringan kader dari bawah, bukan penunjukan langsung dari tingkat pusat.
“Tidak ada instruksi dari atas. Prosesnya dilakukan melalui penjaringan dari bawah. Kader-kader di kecamatan diusulkan oleh struktur dan diseleksi sesuai kriteria partai,” jelas Safaruddin.
Selain integritas dan rekam jejak, loyalitas kader menjadi salah satu syarat utama dalam proses seleksi kepengurusan. Bahkan, menurut Safaruddin, kader yang masuk dalam struktur juga harus memenuhi sejumlah syarat administratif serta kesiapan fisik dan kesehatan.
Ia menilai konsolidasi organisasi sangat penting dilakukan sejak dini mengingat tantangan politik ke depan semakin dinamis, terutama menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.
“Struktur partai harus solid dari tingkat atas sampai bawah. Dengan begitu mesin partai bisa bekerja maksimal saat menghadapi Pileg maupun Pilkada,” ujarnya.
Safaruddin juga menyinggung wacana pemilihan kepala daerah secara tidak langsung yang sempat muncul di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan tetap mendukung mekanisme pemilihan langsung oleh rakyat.
“Pemilihan langsung adalah hak masyarakat. Kita menolak skema pemilihan tidak langsung,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Iswandi menekankan bahwa penguatan organisasi juga harus diiringi dengan regenerasi kader, khususnya dengan melibatkan generasi muda dalam struktur partai.
“Kita harap banyak anak muda masuk. Pemilu 2029 akan didominasi pemilih muda, terutama generasi milenial dan Gen Z. Kalau masih pakai gaya lama, hasilnya tidak akan maksimal,” katanya.
Menurutnya, komposisi kepengurusan PAC yang terbentuk saat ini merupakan perpaduan antara kader senior yang berpengalaman dan kader muda yang diharapkan mampu membawa energi baru bagi partai.
“Sebagian besar kader yang masuk sebenarnya bukan wajah baru. Mereka kader lama yang sebelumnya belum masuk struktur. Sekarang kita beri ruang agar mereka bisa berkontribusi lebih aktif,” ujarnya.
Terkait kemungkinan kandidat wali kota dari PDI Perjuangan pada Pilkada Samarinda mendatang, Iswandi menyebut proses tersebut masih terlalu dini untuk dibahas. Ia menegaskan bahwa DPC saat ini masih fokus pada penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah.
“DPC hanya bertugas menjaring dan mengusulkan nama melalui DPD. Rekomendasi calon kepala daerah merupakan keputusan mutlak Dewan Pimpinan Pusat (DPP),” katanya.
Melalui Musancab ini, PDI Perjuangan Samarinda menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat kecamatan hingga akar rumput. Dengan terbentuknya kepengurusan PAC di 10 kecamatan, partai berharap mesin politik dapat bergerak lebih solid dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan, sekaligus menjalankan program-program yang menyentuh kepentingan masyarakat. []
Penulis: Rifky Irlika Akbar | Penyunting: Aulia Setyaningrum
