Kasus WN Ukraina, Bukti Ilmiah Mengarah ke Vila di Tabanan

DENPASAR – Polda Bali mengungkap hasil terbaru dalam penyidikan kasus dugaan penculikan warga negara (WN) Ukraina yang terjadi di Bali. Kepolisian memastikan bahwa sampel Deoxyribonucleic acid (DNA) dari ibu korban telah cocok dengan jejak darah yang ditemukan di lokasi yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy menyampaikan bahwa hasil uji laboratorium forensik menunjukkan kecocokan antara DNA ibu korban, berinisial IK, dengan sampel darah yang sebelumnya diamankan penyidik dari sebuah vila di wilayah Tabanan serta dari mobil Toyota Avanza sewaan yang diduga digunakan untuk membawa korban.

“Iya, DNA yang kita terima dari ibu korban hasilnya cocok dengan jejak darah yang kita temukan di salah satu vila di daerah Tabanan,” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy saat dikonfirmasi, dilansir detikBali, Selasa (03/02/2026).

Dengan hasil tersebut, polisi semakin memperkuat dugaan bahwa vila yang berada di Kabupaten Tabanan itu memiliki keterkaitan langsung dengan peristiwa yang sedang diselidiki. Lokasi tersebut sebelumnya telah masuk dalam radar penyidik setelah beredar video korban yang sempat viral di media sosial.

“Vila itulah yang kita curigai sebagai tempat saat korban merilis video yang sempat viral itu,” jelasnya.

Selain pemeriksaan forensik, penyidik juga terus memburu para terduga pelaku. Hingga kini, Polda Bali telah menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Keenamnya masing-masing berinisial RM, BK, AS, VN, SM, dan DH.

Polisi menyatakan keenam tersangka masih dalam pengejaran. Untuk mempercepat proses penangkapan, Polda Bali bekerja sama dengan Interpol guna melacak keberadaan para tersangka yang diduga berada di luar wilayah Indonesia.

Kasus ini bermula dari laporan orang hilang yang diterima aparat kepolisian pada Minggu (15/02/2026) dini hari di Polsek Kuta Selatan. Seorang teman korban melaporkan bahwa rekannya tidak dapat dihubungi setelah diduga diserang oleh orang tak dikenal di kawasan Jimbaran.

Sejak laporan tersebut diterima, penyidik melakukan serangkaian olah tempat kejadian perkara, pengumpulan rekaman kamera pengawas, serta pemeriksaan saksi-saksi. Penemuan jejak darah di vila dan kendaraan yang disewa menjadi titik krusial dalam pengembangan penyidikan.

Hasil pencocokan DNA ini dinilai sebagai bukti ilmiah penting yang menguatkan konstruksi perkara. Polisi menyatakan akan terus mengembangkan kasus guna memastikan seluruh pelaku dapat ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Polda Bali juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan para tersangka untuk segera melapor. Penanganan kasus ini menjadi perhatian serius mengingat melibatkan warga negara asing dan berpotensi berdampak pada citra pariwisata Bali di mata internasional.

Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah penyidik memperoleh informasi tambahan dari hasil koordinasi lintas negara dan proses penyelidikan lanjutan. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *