Viral Aksi Zig-zag di Tol Becakayu, Pengemudi Minta Maaf

JAKARTA – Kepolisian telah menemui para pengemudi mobil yang sempat viral karena melakukan aksi berkendara zig-zag di ruas Jalan Tol Becakayu, Jakarta Timur. Setelah dilakukan klarifikasi, para pengemudi tersebut diketahui telah menyampaikan permintaan maaf atas tindakan mereka yang dinilai membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, mengatakan pihak kepolisian telah mengidentifikasi serta memanggil pengemudi yang terlibat dalam aksi tersebut. Dalam pertemuan itu, polisi memberikan teguran dan imbauan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Untuk pengemudi yang melakukan zig-zag di ruas Tol Becakayu, Jakarta Timur, sudah kami temui. Mereka hanya diberi teguran lisan dan imbauan edukatif agar tidak mengulangi perbuatannya,” kata Kasat Lantas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala.

Menurut Reiki, para pengemudi yang terlibat telah mengakui kesalahan mereka setelah dimintai keterangan oleh petugas. Mereka juga menyatakan penyesalan atas perilaku berkendara yang sempat terekam dan menyebar luas di media sosial.

“Untuk pengemudi yang melakukan zig-zag di ruas Tol Becakayu, Jakarta Timur, kami lakukan teguran lisan. Yang bersangkutan juga sudah membuat pernyataan permintaan maaf karena mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan,” ujar Reiki.

Ia menjelaskan bahwa dalam kasus ini pihak kepolisian tidak menjatuhkan sanksi tilang kepada para pengemudi. Polisi memilih memberikan teguran lisan disertai edukasi mengenai keselamatan berkendara di jalan tol.

“Jadi hanya diberi imbauan serta permohonan maaf dan tidak ditilang. Kami berikan teguran lisan sambil melakukan imbauan yang bersifat edukatif,” ujarnya.

Peristiwa ini sebelumnya menjadi sorotan publik setelah video aksi rombongan kendaraan tersebut beredar luas di media sosial. Dalam rekaman amatir yang diunggah warganet, terlihat beberapa mobil melaju secara beriringan di ruas Tol Becakayu pada Rabu (04/03/2026) malam.

Dalam video tersebut, kendaraan-kendaraan itu terlihat bergerak secara bersamaan sambil berpindah-pindah jalur dari satu lajur ke lajur lain. Mereka melakukan manuver zig-zag dari lajur satu hingga lajur tiga secara bergantian.

Aksi tersebut membuat sebagian jalur tol seolah dikuasai oleh rombongan kendaraan itu. Meski kondisi lalu lintas di sekitar lokasi tampak tidak terlalu padat, manuver yang dilakukan tetap dianggap berbahaya.

Perilaku berkendara seperti itu berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama jika ada kendaraan lain yang melintas dengan kecepatan tinggi. Jalan tol sendiri merupakan jalur dengan standar kecepatan tertentu sehingga manuver mendadak dapat memicu tabrakan beruntun.

Video tersebut pun memicu berbagai reaksi dari masyarakat di media sosial. Banyak warganet menilai aksi tersebut tidak hanya melanggar etika berlalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Kepolisian mengingatkan para pengendara agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat melintas di jalan tol yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan jalan biasa. Disiplin berkendara dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi konvoi atau manuver berbahaya yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas. Setiap pengendara diharapkan dapat mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *