Arus Balik Paskah Membludak, 44 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta
JAKARTA – Lonjakan arus balik libur panjang Paskah memicu peningkatan signifikan jumlah penumpang kereta api yang tiba di wilayah ibu kota, dengan total mencapai 44.191 orang pada Minggu, 6 April 2026, jauh melampaui angka keberangkatan pada hari yang sama.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 (Daop 1) Jakarta mencatat jumlah penumpang yang berangkat hanya sebanyak 27.226 orang. Kesenjangan ini menunjukkan dominasi arus masuk ke Jakarta pada puncak arus balik.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, “Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan volume keberangkatan yang tercatat sebanyak 27.226 pelanggan,” sebagaimana diberitakan Antara, Minggu (06/04/2026).
Distribusi kedatangan penumpang terpusat di sejumlah stasiun utama. Stasiun Pasar Senen mencatat jumlah tertinggi dengan 15.850 penumpang, diikuti Stasiun Gambir sebanyak 13.700 penumpang, Stasiun Bekasi 6.215 penumpang, dan Stasiun Jatinegara 5.044 penumpang. Sementara itu, stasiun lain seperti Cikarang, Karawang, dan Cikampek juga turut menerima arus penumpang dalam jumlah signifikan.
Di sisi keberangkatan, Stasiun Pasar Senen tetap menjadi titik dengan volume tertinggi mencapai 10.441 penumpang, disusul Stasiun Gambir sebanyak 7.858 penumpang, Stasiun Bekasi 4.473 penumpang, serta Stasiun Jatinegara 2.172 penumpang.
Selama periode libur panjang 2 hingga 6 April 2026, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan kapasitas 226.225 kursi untuk layanan kereta api jarak jauh. Hingga saat ini, sebanyak 139.184 tiket telah terjual dengan tingkat okupansi mencapai 62 persen.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api reguler dan menambah 16 perjalanan kereta api tambahan, terdiri dari 10 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 6 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen.
Franoto menambahkan kesiapan operasional telah dilakukan secara menyeluruh guna menjamin kelancaran layanan. “KAI Daop 1 Jakarta telah mempersiapkan seluruh aspek operasional, mulai dari sarana, prasarana, hingga pelayanan untuk memastikan perjalanan penumpang tetap aman, nyaman, dan tepat waktu.”
Lonjakan kedatangan ini menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat pascalibur panjang sekaligus menguji kesiapan layanan transportasi publik. Ke depan, peningkatan kapasitas dan kualitas layanan diharapkan mampu mengakomodasi tren perjalanan yang terus meningkat pada periode libur nasional. []
Penulis: Lia Wanadriani Santosa | Penyunting: Redaksi01
