UMKM Perikanan Balongan Didorong Tembus Pasar Lebih Luas
INDRAMAYU – Upaya memperluas pasar produk olahan perikanan lokal terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balongan. Sebanyak 15 anggota Kelompok Olahan Makanan Sehat (Omset) mendapat pelatihan pengolahan ikan untuk mendorong pengembangan produk bernilai tambah sekaligus memperbesar peluang masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pelatihan Pengolahan Ikan Tahun 2026 digelar PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Integrated Terminal (IT) Balongan bersama Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) Indramayu di Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Indramayu, pada 19–21 Mei 2026. Program tersebut menjadi bagian dari penguatan UMKM berbasis potensi perikanan lokal di wilayah pesisir.
Kelompok Omset yang merupakan binaan Corporate Social Responsibility (CSR) IT Balongan melalui Program Gerakan Balongan Sehat dan Sejahtera (Garbatera) kini juga mengembangkan pasar menuju MBG. Selama April 2026, kelompok tersebut telah delapan kali mengirim produk olahan ikan ke dapur MBG melalui koordinasi dengan penyuluh perikanan setempat.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Diskopdagin Indramayu, Sodikin, Kabid Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Indramayu, Saefudin, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Balongan, Uki Dasuki, serta narasumber dari produsen Nifari Food Mukti Minatama Mandiri, Wahyu Irja Purnama.
Sodikin menilai pengembangan UMKM membutuhkan sinergi berkelanjutan agar pelaku usaha mampu bertahan dan tumbuh di tengah persaingan pasar.
“Kolaborasi dengan berbagai stakeholder, baik pemerintah, perusahaan, maupun pendamping lapangan menjadi kunci dalam memperkuat kapasitas dan keberlanjutan usaha UMKM,” ujar Sodikin.
Dalam pelatihan itu, peserta mendapat pembekalan tentang pengembangan usaha hasil perikanan, konsistensi mutu produk, praktik pembuatan otak-otak berbahan dasar Ikan Mata Goyang, serta demonstrasi empat jenis produk olahan ikan lain untuk memperluas variasi usaha.
Salah satu peserta, Dwi Kuswati, mengaku pelatihan tersebut memberi dampak langsung terhadap peningkatan keterampilan kelompok dalam mengembangkan produk olahan ikan.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk menambah keterampilan dalam melakukan pengembangan produk olahan ikan. Kami juga berterima kasih kepada Pertamina atas pendampingan yang selama ini diberikan kepada Kelompok OMSET,” ujar Dwi.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal di sekitar wilayah operasional, sebagaimana diwartakan Antara, Kamis, (21/05/2026).
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan Kelompok OMSET dalam mengembangkan produk olahan perikanan yang memiliki nilai tambah dan daya saing. Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait, Pertamina juga mendorong UMKM binaan agar mampu memperluas pasar serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Satria.
Penguatan kapasitas produksi dan akses pasar ini diharapkan mampu mendorong UMKM perikanan Balongan lebih kompetitif, memperluas manfaat ekonomi lokal, sekaligus mendukung konsumsi dan produksi yang berkelanjutan. []
Penulis: Bayu Kuncahyo | Penyunting: Redaksi01
