BTN Dukung Khitan Massal Gratis PDBN untuk Ratusan Anak di Demak

DEMAK – Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) mengintensifkan aksi sosial di bidang kesehatan anak dengan menggelar khitan massal gratis bagi ratusan anak di Kabupaten Demak (Demak), Jawa Tengah, sebagai bagian dari rangkaian program kemanusiaan sepanjang 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSINU) Demak di Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Minggu, tersebut menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain layanan khitan tanpa biaya, peserta juga menerima paket bantuan berupa sarung, baju, peci, serta uang saku untuk meringankan beban ekonomi orang tua.

Koordinator pelaksana kegiatan, Noor Salim, yang juga menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Demak, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian PDBN terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak.
“Melalui giat kemanusiaan khitan massal gratis bagi ratusan anak, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua di wilayah kabupaten Demak dan sekitar, karena peserta khitan juga mendapatkan paket bingkisan sarung, baju, pecis serta uang saku,” kata Noor Salim.

Sejumlah perwakilan tim pendukung turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk relawan dari PGSI, unsur pimpinan RSINU, serta tokoh masyarakat setempat. Ketua panitia, Moch Ridhwan, tidak dapat hadir karena agenda lain di Jakarta.

Dalam pesan singkat melalui WhatsApp, Ridhwan yang juga menjabat Ketua Bidang Komunikasi PDBN dan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen), menegaskan komitmen organisasi dalam memperluas jangkauan kegiatan sosial pada tahun ini.
“Alhamdulillah, atas support dari Ketum PDBN, tahun 2026 ini PDBN gass poll, beruntun menggelar giat peduli kemanusiaan. Mulai dari pemberian 1.000 paket sembako, khitan massal bagi 200 anak dalam 2 tahap, mudik gratis 10 Bus, serta Halal Bihalal di Ciawi, Bogor,” tulis Ridhwan.

Dari sisi medis, pihak RSINU menekankan pentingnya khitan bagi kesehatan anak. Direktur RSINU, Abdul Azis, yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Maryanto, menjelaskan bahwa prosedur tersebut memiliki manfaat kebersihan sekaligus nilai keagamaan.
“Dengan di khitan maka, kebersihan dan kesehatan anak makin terjaga. Disatu sisi, khitan juga bagian dari sunnah Nabi Muhammad SAW, serta praktik fitrah yang berakar dari ajaran Nabi Ibrahim AS,” jelas Maryanto.

Salah satu peserta, Aditya Ainurrahman, mengaku senang dapat mengikuti program tersebut.
“Saya berterimakasih dan sangat senang karena bisa dikhitan gratis dan dapat paket bingkisan sarung, baju, peci serta uang,” tutur Aditya.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial PDBN bersama PGSI dan RSINU yang sebelumnya juga menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN) dalam pelaksanaan tahap pertama khitan massal serta penyaluran 1.000 paket sembako bagi warga terdampak banjir di Demak, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu (31/01/2026). Kegiatan berkelanjutan ini diharapkan mampu meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. []

Penulis: Feru Lantara | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *