Kemendagri Soroti Potensi Besar BUMD, Dorong Transformasi Total
JAKARTA – Besarnya nilai aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mencapai Rp1.240 triliun dinilai belum optimal tanpa inovasi dan strategi bisnis yang kuat, sehingga pemerintah mendorong transformasi menyeluruh agar BUMD mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Yusharto Huntoyungo, menyampaikan bahwa potensi besar tersebut harus diimbangi dengan penguatan kinerja dan inovasi berkelanjutan. “Aset BUMD yang besar itu tentu akan berpotensi besar bila disertai dengan inovasi yang intensif,” ujarnya dalam ajang Top BUMD Awards 2026, sebagaimana dilansir Medcom, Rabu, (15/04/2026).
Menurutnya, BUMD perlu mencapai kondisi full cost recovery (FCR) agar mampu menutup biaya operasional secara mandiri, meskipun tidak selalu berorientasi pada keuntungan sebesar perusahaan swasta. Ia juga menekankan pentingnya penguatan modal dasar dan dukungan regulasi.
“Kini kita sudah punya payung hukum memadai untuk BUMD. Maka, selanjutnya, kita perlu menyusun langkah-langkah strategis untuk BUMD. Pemangku kepentingan pun perlu disertakan dalam hal ini,” tutur Yusharto.
Dorongan penguatan tersebut sejalan dengan upaya menjadikan BUMD sebagai pilar utama pelayanan publik sekaligus penggerak ekonomi di tingkat daerah. Ketua Penyelenggara Top BUMD Awards 2026, M. Lutfi Handayani, menilai BUMD harus bertransformasi agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Karena kami meyakini, BUMD yang hebat tidak lahir dari kompetisi semata, tetapi dari kemauan untuk terus belajar, berbenah, dan bertransformasi. Karena itu, Top BUMD Awards hadir bukan sekadar untuk memberi penghargaan,” ujar Lutfi.
Ajang penghargaan tersebut diikuti 248 BUMD dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dengan 218 di antaranya lolos proses penilaian lengkap. Kegiatan ini disebut sebagai gerakan nasional untuk meningkatkan profesionalisme, inovasi, dan daya saing BUMD di Indonesia.
Sejumlah BUMD dari berbagai daerah tercatat meraih penghargaan, di antaranya Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Kanujoso Djatiwibowo Kota Balikpapan, Bank Kalteng, serta PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Kalimantan Timur (Kaltim).
Melalui penguatan strategi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, BUMD diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kinerja keuangan, tetapi juga memperluas dampak ekonomi dan pelayanan publik di daerah secara berkelanjutan. []
Penulis: Husen Miftahudin | Penyunting: Redaksi01
