Gedung Kesenian SMPN 4 Sungai Kunyit Hangus Terbakar, Penyebabnya Diduga Korsleting Listrik
Ruang gedung kesenian SMPN Sungai Kunyit setelah dilalap si jago merah, Jum'at (17/4/2026) sekira pukul 13.30. Wib. (Foto : Istimewa)
MEMPAWAH, PRUDENSI.COM-Gedung Kesenian di SMPN 4 Sungai Kunyit, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, dilalap si jago merah pada Jumat 17 April 2026 sekira pukul 13.30 WIB. Api pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Benni (46), warga setempat, yang melihat kepulan asap dari arah gedung yang juga sebagai ruang keterampilan sekolah.
“Saya lihat asap tebal dari arah gedung keterampilan, lalu api cepat sekali membesar,” ujar Benni, Jum’at (17/4/2026) saat dimintai keterangan di lokasi terjadinya kebakaran.
Untungnya dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar. Kebakaran terjadi di lingkungan sekolah yang beralamat di RT 001 RW 001 Dusun Sabar, Desa Sungai Duri I.
Faktor lain pemicu kebakaran kondisi cuaca serta material bangunan yang mudah terbakar, seperti rangka kayu dan plafon berbahan triplek.
Kapolsek Sungai Kunyit, Iptu Lodrick Taliak Hungan, mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan pengamanan lokasi kejadian dan mengatur arus lalu lintas guna memperlancar proses pemadaman.
“Kami dari Polsek Sungai Kunyit segera melakukan pengamanan di sekitar TKP serta pengaturan lalu lintas agar proses pemadaman berjalan lancar,” ujar Iptu Lodrick.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Mempawah untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Untuk penyebab kebakaran, dugaan sementara akibat arus pendek listrik. Namun, kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari Tim Inafis dan Labfor Polda Kalbar,” jelasnya.
Kapolsek Sungai Kunyit mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Percayakan proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.
Sekitar pukul 14.00 WIB, sejumlah armada pemadam kebakaran dari berbagai wilayah datang ke lokasi, di antaranya dua unit Damkar dari Desa Sungai Duri (Kabupaten Bengkayang), satu unit dari Desa Semudun, satu unit dari PT BAI, serta dua unit dari BPBD Kabupaten Mempawah.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WIB dan situasi dinyatakan aman serta kondusif.(usm)
