Bank Syariah Indonesia dan Pemkab Kotabaru Perkuat Layanan ASN
KOTABARU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menggandeng PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) untuk memperkuat kualitas layanan publik sekaligus meningkatkan literasi pengelolaan keuangan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program pelatihan dan sosialisasi service excellent.
Kegiatan yang digelar di Kotabaru, Senin, ini menitikberatkan pada peningkatan kompetensi ASN dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta kemampuan mengelola keuangan secara bijak, khususnya dalam mempersiapkan masa purna tugas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru Eka Saprudin menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong kualitas pelayanan publik sekaligus kesejahteraan ASN di masa depan.
“Ada dua kerjasama Pemkab Kotabaru dengan Bank BSI cabang Kotabaru yakni melalui management office pelayanan di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk masyarakat dan management individu untuk perorangan menjelang purna tugas hingga mempunyai tabungan masa depan,” kata Sekda di Kotabaru, Senin.
Ia menjelaskan, kerja sama ini mencakup penguatan layanan berbasis management office di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta pendampingan individu bagi ASN dalam merencanakan keuangan jangka panjang.
Selain itu, pelatihan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ASN dalam memberikan pelayanan yang lebih ramah, cepat, dan profesional kepada masyarakat.
Sekda juga menekankan bahwa pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diterapkan di masing-masing SKPD untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus membantu ASN dalam mengatur keuangan secara lebih terarah.
Sementara itu, Branch Manager (BM) BSI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kotabaru Zainal Arifin mengatakan, pelatihan ini dirancang untuk membangun kesadaran pentingnya perencanaan keuangan sejak dini, khususnya menjelang masa pensiun.
“Masyarakat kebanyakan melakukan pengeluaran keinginan bukan kebutuhan hidup sehari hari sehingga pengelolaan keuangan tidak bijak dan baik dan habis sia sia,” ujarnya, sebagaimana dilansir Antara, Senin, (20/04/2026).
Menurutnya, pemahaman pengelolaan keuangan yang tepat dapat mencegah masyarakat, termasuk ASN, terjebak pada investasi yang tidak resmi atau berisiko tinggi.
Melalui program ini, BSI bersama Pemkab Kotabaru berharap dapat mendorong terciptanya ASN yang tidak hanya profesional dalam pelayanan, tetapi juga mandiri secara finansial.
Ke depan, sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus meningkatkan kesejahteraan ASN dan masyarakat Kotabaru secara berkelanjutan. []
Penulis: Ahmad Nurahsin Q | Penyunting: Redaksi01
