UMKM Panen Cuan di XPORIA 2026, QRIS Jadi Andalan

JAKARTA – Lonjakan transaksi dan peningkatan omzet pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mewarnai penyelenggaraan Bank Jakarta XPORIA 2026 yang digelar di Balai Kota Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta (DKI) Jakarta pada 20–23 April 2026, sekaligus menjadi bukti konkret efektivitas integrasi layanan keuangan digital dalam mendorong ekonomi daerah.

Kegiatan yang berlangsung dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-65 Bank Jakarta ini menghadirkan ruang interaksi antara pelaku usaha dan masyarakat melalui konsep experience space, yang memungkinkan transaksi berlangsung lebih cepat dan efisien berbasis teknologi.

Direktur Utama (Dirut) Bank Jakarta, Agus H Widodo, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi. “Melalui event ini, kami ingin mempertemukan merchant dan nasabah agar dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien. Pada akhirnya, ini akan menggerakkan roda ekonomi Jakarta secara nyata,” jelas Agus sebagaimana dilansir Medcom, Selasa (21/04/2026).

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa ajang ini tidak hanya berfokus pada transaksi, tetapi juga memperkuat keterikatan antara lembaga keuangan dan masyarakat. “Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi layanan serta memperluas kolaborasi untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” kata Arie.

Pemanfaatan sistem pembayaran digital menjadi salah satu faktor utama peningkatan aktivitas ekonomi dalam kegiatan ini. Pengunjung memanfaatkan aplikasi JakOne serta metode pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk melakukan transaksi secara praktis.

“Ini baru hari kedua ya, jadi keliling-keliling karena ini juga harus balik lagi ke kantor. Tadi aku bayarnya pakai JakOne, lebih mudah,” ujar Andien, salah satu pengunjung dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jakarta Pusat.

Antusiasme pengunjung yang tinggi turut berdampak langsung pada peningkatan penjualan pelaku UMKM. Beragam tenant, mulai dari kuliner hingga produk kreatif, mencatat kenaikan omzet sejak hari pertama penyelenggaraan.

“Alhamdulillah penjualan hari ini mengalami peningkatan. Penggunaan QRIS mempermudah proses transaksi banget, pasti jadi lebih mudah juga ke depannya,” kata Cindy, pemilik Kukerku.jkt.

Selain itu, pelaku usaha lain juga merasakan dampak serupa. Lokasi strategis di lingkungan Balai Kota menjadi faktor pendukung meningkatnya visibilitas dan jumlah pembeli.

Dengan kombinasi antara digitalisasi layanan keuangan dan tingginya partisipasi masyarakat, Bank Jakarta XPORIA 2026 menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam kegiatan ekonomi mampu mempercepat perputaran transaksi sekaligus memperkuat ekosistem UMKM di perkotaan. []

Penulis: Fachri Audhia Hafiez | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *