Pemkab Bondowoso Salurkan 41 Kendaraan untuk Koperasi Desa
BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso mempercepat penguatan ekonomi berbasis desa dengan menyalurkan 41 unit kendaraan operasional untuk mendukung aktivitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Bantuan ini diberikan sebagai upaya meningkatkan efektivitas layanan koperasi sekaligus memperluas jangkauan distribusi ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Penyerahan kendaraan operasional dilakukan oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid di Pendopo Raden Bagus Assra, Kamis (23/04/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) As’ad Yahya Syafi’i, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala desa di wilayah Kabupaten Bondowoso.
Program ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui penguatan kelembagaan koperasi. Pemanfaatan kendaraan operasional diharapkan dapat menunjang mobilitas pengurus koperasi dalam melayani masyarakat serta mempercepat distribusi kegiatan ekonomi berbasis komunitas.
Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat desa. Ia menyampaikan bahwa penguatan koperasi menjadi salah satu cara untuk memperluas akses ekonomi yang lebih merata dan inklusif.
”KDKMP bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi motor penggerak kemandirian masyarakat. Melalui koperasi, kita mendorong usaha bersama, memperluas akses permodalan, serta menciptakan distribusi ekonomi yang lebih adil,” ujarnya. Pernyataan tersebut sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Kamis, (23/04/2026).
Lebih lanjut, Bupati Hamid menekankan pentingnya optimalisasi potensi lokal yang dimiliki setiap desa. Menurutnya, sektor pertanian, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kerajinan, hingga pariwisata dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Ia juga mendorong agar KDKMP berperan sebagai wadah inovasi dalam mengelola potensi tersebut agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat desa. Selain itu, penguatan kearifan lokal dinilai penting sebagai identitas sekaligus daya saing ekonomi daerah.
Pemerintah daerah berharap dukungan sarana operasional ini dapat meningkatkan kinerja koperasi dalam memberikan layanan ekonomi kepada masyarakat. Dengan penguatan kelembagaan dan fasilitas pendukung, KDKMP diharapkan mampu menjadi fondasi ekonomi desa yang lebih mandiri, tangguh, dan berdaya saing melalui semangat gotong royong. []
Penulis: Aris| Penyunting: Redaksi01
