Sambung Rasa di Probolinggo, Anggota DPR RI Komitmen Kawal Dana Desa dan Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat

PROBOLINGGO, PRUDENSI.COM-Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, dr. MUFTI A. N. ANAM menggelar kegiatan sambung rasa di Kantor Desa Alasnyiur, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Senin (27/04/2026).

Mengusung tema “Menjemput Aspirasi Menggapai Harapan”, legislator pusat ini berkomitmen memperjuangkan peningkatan Dana Desa dan kesejahteraan perangkat desa di tingkat nasional.

​Dalam sambutannya, dr. Mufti menekankan bahwa kesuksesan pembangunan nasional sangat bergantung pada kemandirian fiskal pemerintah desa. Ia mengungkapkan tengah berjuang di Jakarta agar alokasi Dana Desa dikembalikan ke angka yang ideal untuk mendukung pembangunan infrastruktur dasar.

​”Pemerintah desa adalah etalase keberhasilan pemerintah pusat. Jika desa mampu merespons cepat keluhan masyarakat terkait jalan dan jembatan, maka stabilitas ekonomi nasional akan terjaga. Kami sedang berjuang agar desa memiliki fiskal yang cukup untuk melakukan pembangunan mandiri,” tegas dr. Mufti.

​Isu ketimpangan kesejahteraan perangkat desa juga menjadi sorotan utama. dr. Mufti mencermati beban kerja perangkat desa yang tinggi namun belum diimbangi dengan penghasilan yang layak dibandingkan sektor profesi lainnya.

​Sebagai solusi, ia mendorong pemerintah pusat untuk memberikan afirmasi khusus bagi perangkat desa dalam seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Menurutnya, dedikasi perangkat desa yang telah mengabdi puluhan tahun harus mendapatkan prioritas sebagai bentuk penghargaan dari negara.

​Sebagai langkah konkret, dr. Mufti memberikan bantuan program senilai Rp100 juta untuk Desa Alasnyiur. Ia menjamin proses realisasi bantuan ini akan lebih cepat dibandingkan prosedur APBN reguler, dengan target maksimal enam bulan.

​”Saya instruksikan agar dana ini digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat tanpa potongan sepeser pun. Saya akan turun langsung meresmikan hasilnya nanti untuk memastikan program ini terealisasi 100 persen bagi masyarakat,” tambahnya.

​Sementara itu Kepala Desa Alasnyiur Hasan Basri menyambut baik bantuan tersebut dan menyatakan akan mengalokasikannya untuk sektor produktif. Pihak pemerintah desa berencana membangun infrastruktur sumur bor guna mendukung pengembangan budidaya ikan lele.

​”Kami berencana mengintegrasikan bantuan ini dengan program kementerian untuk memperkuat potensi ekonomi lokal. Tujuannya agar tercipta lapangan kerja baru bagi warga melalui Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Kepala Desa Alasnyiur.

​Hadir dalam acara tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam, serta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. (mis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *