BTN dan Pemkab Morut Percepat Penyediaan Rumah bagi ASN dan Pekerja Industri
PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng), mulai mempercepat penyediaan hunian layak bagi aparatur sipil negara (ASN), tenaga kerja industri, guru, hingga masyarakat berpenghasilan rendah melalui kerja sama pengembangan sektor perumahan dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Morut dan BTN di Jakarta, Selasa (12/05/2026). Kolaborasi itu difokuskan pada layanan perbankan dan pembiayaan sektor perumahan di daerah yang tengah mengalami pertumbuhan investasi dan peningkatan jumlah tenaga kerja.
Bupati Morut Delis Hehi mengatakan kebutuhan hunian di Morut terus meningkat seiring berkembangnya kawasan industri di daerah tersebut. Menurutnya, ketersediaan rumah saat ini belum mampu mengimbangi pertumbuhan jumlah pekerja maupun ASN.
“Pengembangan sektor perumahan bagian dari dukungan pemerintah daerah (pemda) mewujudkan program tiga juga rumah,” kata Delis sebagaimana diberitakan Antara, Selasa, (13/05/2026).
Ia menilai kolaborasi dengan BTN menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak dan terjangkau.
“Kebutuhan perumahan di Morut semakin mendesak, seiring pesatnya perkembangan kawasan industri dan meningkatnya jumlah pekerja maupun ASN di daerah,” ujarnya.
Menurut Delis, masih banyak pekerja dan ASN di Morut yang tinggal di rumah kontrakan dengan biaya sewa cukup tinggi. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan skema pembiayaan yang memungkinkan biaya sewa dialihkan menjadi cicilan rumah bersubsidi.
“Kami melihat banyak tenaga kerja dan ASN masih tinggal di kontrakan dengan biaya sewa yang cukup tinggi. Jika tersedia skema perumahan yang tepat (subsidi), biaya kontrakan bisa dialihkan menjadi cicilan rumah, kami berupaya supaya masyarakat memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau,” kata Delis.
Pemkab Morut juga menilai BTN sebagai mitra yang tepat karena memiliki pengalaman panjang dalam pembiayaan sektor perumahan nasional.
“BTN sudah sangat identik dengan pembiayaan rumah rakyat. Pengalaman dan kekuatan BTN di sektor ini menjadi modal penting untuk mewujudkan cita-cita besar menyediakan rumah layak bagi masyarakat di Morowali Utara,” katanya.
Kerja sama tersebut sekaligus mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Pemkab Morut menilai dukungan sektor perbankan dan pengembang menjadi faktor penting untuk mempercepat realisasi program perumahan di daerah.
“Pemda tidak bisa kerja sendiri, kami butuh mitra perbankan dan pengembang supaya program penyediaan rumah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan daerah,” kata dia.
Sementara itu, BTN menyambut positif kolaborasi tersebut dan berharap kerja sama dapat memperluas layanan perbankan sekaligus mempercepat penyediaan hunian di wilayah industri yang terus berkembang. Berdasarkan data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), hingga pertengahan Juli 2025 realisasi program perumahan nasional telah mencapai 129.774 unit rumah melalui 39 bank penyalur dan melibatkan 20 asosiasi pengembang. []
Penulis: Mohamad Ridwan | Penyunting: Redaksi01
