Optimisme Perdamaian AS-Iran Tekan Harga Minyak Dunia

JAKARTA – Harga minyak dunia anjlok pada perdagangan Senin (25/05/2026) setelah muncul optimisme terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang dinilai dapat meredakan ketegangan geopolitik sekaligus memengaruhi pasokan energi global.

Penurunan tajam terjadi pada minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2026 yang turun sebesar US$6,3 atau sekitar 6,5 persen menjadi US$90,88 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli 2026 merosot US$7,24 atau sekitar 7 persen menjadi US$96,3 per barel di London ICE Futures Exchange.

Tekanan harga muncul seiring perkembangan diplomasi antara Iran dan AS yang dinilai membuka peluang berakhirnya konflik yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir. Pergerakan pasar energi global merespons potensi stabilitas baru di kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu penentu utama fluktuasi harga minyak.

Negosiator Iran bersama menteri luar negeri negara tersebut berada di Doha untuk melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Qatar terkait kesepakatan yang berpotensi mengakhiri perang dengan AS.

Kedua pihak menyatakan telah mencapai perkembangan signifikan dalam penyusunan memorandum of understanding pengakhiran perang. Dokumen itu juga memberi tenggat waktu 60 hari untuk mendorong tercapainya kesepakatan final, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (25/05/2026). Dampak perkembangan ini diperkirakan akan terus dipantau pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi arah harga energi dunia dalam jangka pendek. []

Penulis: Rezy | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *