Maman Suratman Ingatkan Pemberitaan Proyek Harus Berimbang, Bukan Sekadar Mengejar Viral

MEMPAWAH – Ketua LSM Mempawah, Maman Suratman, mengingatkan agar pemberitaan terkait proyek pemerintah tetap mengedepankan prinsip check and balances dan tidak hanya berorientasi pada sensasi maupun mengejar viral di media sosial.

Menurut Maman, kritik dan pengawasan terhadap proyek pemerintah merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun demikian, penyampaian informasi kepada publik harus tetap objektif, proporsional, dan disertai konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

“Jangan hanya ingin sekadar viral, lalu mengabaikan keberimbangan informasi. Publik juga berhak mendapatkan penjelasan utuh agar tidak muncul opini yang prematur,” ujar Maman Suratman.

Ia menjelaskan, proyek jalan yang menjadi sorotan tersebut berdasarkan informasi yang diterima masih berada pada tahap PHO (Provisional Hand Over) dan pembayaran pekerjaan juga belum dilakukan.

“Artinya proses evaluasi teknis maupun administrasi masih berjalan. Jika ditemukan kekurangan pekerjaan, secara kontraktual masih ada ruang perbaikan dan penyempurnaan,” jelasnya.

Maman menegaskan dirinya bukan juru bicara Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mempawah, melainkan menyampaikan pandangan sebagai bagian dari masyarakat yang menginginkan iklim pengawasan tetap sehat dan berimbang.

“Kita mendukung pengawasan publik, tetapi jangan sampai pemberitaan langsung menggiring kesimpulan seolah-olah sudah terjadi pelanggaran final atau kerugian negara sebelum proses pemeriksaan selesai,” tegasnya.

Ia berharap semua pihak dapat menjaga objektivitas serta mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menyikapi persoalan pembangunan daerah.

“Pengawasan harus tetap berjalan, tetapi narasi yang dibangun juga jangan sampai hanya mengejar perhatian dan viralitas semata,” tutupnya.(usm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *