Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkab Probolinggo Gelar Aksi Tanam Pohon di TPA Seboro
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menegaskan komitmennya dalam mengatasi dampak perubahan iklim global. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemkab Probolinggo menggelar aksi kerja bakti massal dan penanaman pohon di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Seboro, Desa Seboro, Kecamatan Krejengan, pada Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan strategis ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026. Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema global yang sangat krusial, yaitu “Act Now for Climate” (Bertindak Sekarang untuk Iklim).
Aksi lingkungan tersebut diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, Roby Siswanto. Agenda ini diikuti oleh seluruh jajaran struktural dan staf DLH Kabupaten Probolinggo, serta puluhan petugas kebersihan yang menjadi garda terdepan pengelolaan sampah daerah.
Dalam arahannya, Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, Roby Siswanto, menyampaikan bahwa Pemkab Probolinggo berkomitmen penuh mendukung Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Gerakan ini merupakan salah satu pilar utama pemerintah daerah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Roby, salah satu bentuk implementasi nyata dari gerakan tersebut adalah pelaksanaan kegiatan korve atau kerja bakti terjadwal. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Selasa dan Jumat dengan melibatkan seluruh Perangkat Daerah (PD) serta berbagai unsur terkait lainnya.
“Kami berkomitmen mendukung Gerakan ASRI melalui berbagai langkah nyata, salah satunya dengan kegiatan korve rutin setiap Selasa dan Jumat. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan dan memperindah kawasan, tetapi juga menumbuhkan budaya gotong royong serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” ujar Roby Siswanto.
Lebih lanjut, Roby menjelaskan bahwa keberhasilan Gerakan ASRI tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah daerah semata. Diperlukan sinergi, dukungan, dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat secara konsisten dan berkelanjutan dari hulu hingga ke hilir.
Selain fokus pada pembenahan di kawasan TPA Seboro, Pemkab Probolinggo saat ini juga tengah mengoptimalkan Program Kraksaan Bersih.
Program ini diinisiasi untuk menciptakan kawasan perkotaan yang tertata, bersih, dan bebas dari timbunan sampah. Salah satu langkah taktis yang terus digencarkan oleh DLH adalah penanganan serta pengawasan ketat terhadap titik-titik rawan yang berpotensi menjadi lokasi penumpukan sampah liar.” pungkas Roby Siswanto.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, Pemkab Probolinggo berharap kesadaran kolektif masyarakat meningkat demi menjaga kelestarian ekologi kabupaten yang berkelanjutan. (mis)
