Diduga Aktivitas Perdagangan Palm Kernel Di Pelabuhan Dwikora Pontianak Tidak Dilengkapi Dokumen Sah
Salah satu kegiatan pengumpulan Palem Kernel (inti sawit) yang tidak dilengkapi dokumen sah di Pelabuhan Dwikora Pontianak tertangkap kamera saat beraktivitas.
PONTIANAK – Berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar Pelabuhan Dwikora Pontianak terdapat aktivitas pengumpulan, penyimpangan dan perdagangan palm kernel (inti sawit) yang diduga berasal dari hasil “kencingan” beberapa gudang-gudang penampungan yang ada di wilayah Kalimantan Barat.
Palm kernel tersebut ternyata bukan dari PKS dengan kontrak kerja resmi, diketahui dibeli oleh seorang pengepul berinisial Hd di Pontianak untuk selanjutnya dipasarkan kembali kepada pembeli di Jakarta berinisial Sy melalui salah satu jasa pelayaran yang ada di Pontianak.
Dari hasil penelusuran awal, media online Prudensi.com mengendus komoditas kernel yang diperdagangkan tersebut diduga tidak dilengkapi dokumen yang sah terkait asal-usul barang, dokumen pengangkutan, maupun dokumen pendukung lainnya sebagaimana ketentuan yang berlaku dalam tata niaga hasil perkebunan.
Atas kondisi tersebut, terdapat dugaan bahwa aktivitas perdagangan kernel tersebut berpotensi bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dibidang perkebunan dan perdagangan, khususnya terkait kewajiban administrasi, legalitas asal barang, serta tata niaga komoditas hasil perkebunan.(Tim)
