Sebanyak 55 Mahasiswa IPB Pontianak PKL, Sekdin TPH : Sektor Pertanian Punya Peran Strategis

Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikulura (DTPH) Provinsi Kalimantan Barat, Setiyo Haryani, S.Hut, M.Env berpose bersama mahasiswa UPB Pontianak dalam Praktek Kunjungan Lapangan (PKL). (Foto : Istimewa)

PONTIANAK – Sebanyak 55 mahasiswa Universitas Panca Bhakti (UPB) bersama dosen pembimbing, Ibu Asti, melaksanakan Praktik Kunjungan Lapangan ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Dinas dan dihadiri oleh tenaga teknis dari berbagai bidang serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang bertindak sebagai narasumber.

Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai kebijakan politik pertanian, arah pembangunan sektor pertanian, serta implementasi program pemerintah dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Kalimantan Barat.

Sementara itu Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikulura (DTPH) Provinsi Kalimantan Barat, Setiyo Haryani, S.Hut, M.Env menegaskan bahwa pertanian bukan sekadar sektor penghasil pangan, tetapi memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.

Menurut Setiyo Haryani, S.Hut, M.Env, sektor pertanian menjadi pilar utama dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, menyediakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas sosial, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta melestarikan lingkungan hidup. Oleh karena itu, pertanian selalu menjadi bagian penting dalam setiap kebijakan pemerintah.

Lebih lanjut Setiyo Haryani, S.Hut, M.Env menegaskan, pembangunan pertanian memiliki keterkaitan erat dengan Asta Cita, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, membangun Indonesia dari desa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk pertanian.

“Kebijakan tersebut juga sejalan dengan visi Gubernur Kalimantan Barat, yaitu “Terwujudnya Kalimantan Barat yang Adil, Demokratis, Religius, Sejahtera, dan Berwawasan Lingkungan,”ungkap Setiyo Haryani, S.Hut, M.Env disela-sela praktik kunjungan lapangan mahasiswa Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak belum lama ini.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian saat ini, di antaranya alih fungsi lahan, fluktuasi harga komoditas, keterbatasan infrastruktur pertanian, dampak perubahan iklim, keterbatasan akses permodalan, persaingan pasar global, regenerasi petani, belum meratanya penerapan teknologi pertanian, serta ancaman banjir dan kekeringan.

Sekretaris Dinas (Sekdin) TPH Kalimantan Barat menekankan bahwa politik pertanian merupakan kebijakan pemerintah dalam menentukan arah pembangunan agar seluruh masyarakat memperoleh akses terhadap pangan yang cukup, petani semakin sejahtera, serta sumber daya alam dapat dikelola secara berkelanjutan. Melalui kebijakan yang tepat, sektor pertanian diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang maju sekaligus mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara mahasiswa dengan para narasumber dari masing-masing bidang dan UPT. Melalui diskusi tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan program pembangunan pertanian, tantangan di lapangan, serta peluang pengembangan sektor pertanian di masa depan.

Praktik Kunjungan Lapangan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap kebijakan dan pembangunan sektor pertanian, sekaligus menjadi bekal bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam mewujudkan pertanian yang maju, modern, tangguh, dan berkelanjutan di Kalimantan Barat maupun Indonesia.(rac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *