Pemerintah Targetkan 40 Ribu Koperasi Merah Putih, Semangat Bung Hatta Jadi Landasan
JAKARTA – Pemerintah menjadikan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 sebagai momentum memperkuat gerakan koperasi di Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen melanjutkan gagasan ekonomi kerakyatan yang diwariskan Mohammad Hatta. Penguatan tersebut diwujudkan melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dengan target pembentukan sekitar 40.000 unit hingga akhir 2026.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan hal tersebut usai memimpin ziarah ke makam Mohammad Hatta di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (10/07/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian Hari Koperasi Nasional ke-79 yang puncaknya dijadwalkan berlangsung pada 12 Juli 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, sebagaimana diberitakan Antara, Jumat, (10/07/2026).
Dalam prosesi tersebut, peserta mengikuti upacara penghormatan kepada arwah pahlawan dan Mohammad Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, serta tabur bunga yang diikuti jajaran Kementerian Koperasi, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), dan perwakilan gerakan koperasi.
Ferry menegaskan pemikiran Mohammad Hatta tetap menjadi fondasi dalam membangun koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat.
“Bung Hatta adalah sosok yang sederhana. Beliau sebagai proklamator dan juga termasuk salah satu tokoh yang merintis terbentuknya koperasi serta ikut merumuskan Undang-Undang Dasar 1945, termasuk Pasal 33. Oleh karena itu, tentu kita harus dan wajib menghormati jasa-jasa dan perjuangan beliau.”
Ia juga memastikan cita-cita yang telah dirintis Mohammad Hatta akan terus menjadi pedoman dalam pengembangan koperasi nasional.
“Meskipun beliau telah tiada, bagi kami dari Kementerian Koperasi dan gerakan koperasi, seluruh perjuangan dan cita-cita Bung Hatta akan tetap kami lanjutkan.”
Menurut Ferry, pemerintah saat ini telah membentuk sekitar 30.000 KDMP di berbagai daerah. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi sekitar 40.000 unit hingga akhir tahun sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi berbasis koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Selain agenda puncak Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena yang direncanakan dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan melibatkan sekitar 20.000 peserta, Kementerian Koperasi juga menyiapkan sejumlah kegiatan lanjutan. Di antaranya fun run dan bazar koperasi yang akan digelar pada 19 Juli 2026 di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta.
“Kita akan semarakkan dengan kehadiran koperasi-koperasi dari seluruh daerah dengan berbagai macam produk yang dihasilkan koperasi sehingga masyarakat dapat berolahraga sekaligus menikmati hasil usaha koperasi,” ungkap dia.
Pemerintah bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya juga berencana melakukan peletakan batu pertama renovasi lokasi bersejarah Kongres Koperasi Pertama tahun 1947. Kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi cagar budaya sekaligus pusat kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan koperasi.
Sebagai penutup rangkaian Hari Koperasi Nasional, Kementerian Koperasi akan menggelar Koperasi Award pada 29 Juli 2026 di Jakarta. Penghargaan itu akan diberikan kepada tokoh, kepala daerah, koperasi berprestasi, serta pihak-pihak yang dinilai memberikan kontribusi terhadap kemajuan koperasi di Indonesia. []
Redaksi01
