Harga BBM Pertamina 10 Juli 2026 Masih Bertahan, Cek Tarif di Seluruh Indonesia
JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina pada Jumat, 10 Juli 2026, masih mengacu pada penyesuaian yang diberlakukan sejak 1 Juli 2026. Selama periode tersebut, tidak ada perubahan harga baru, baik untuk BBM subsidi maupun sebagian besar produk nonsubsidi.
Berdasarkan informasi sebagaimana diberitakan Kompas, Jumat, (10/07/2026), penyesuaian terakhir dilakukan terhadap tiga produk BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, harga Pertamax, Pertamax Green 95, Pertalite, dan Biosolar tetap dipertahankan.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa evaluasi harga BBM nonsubsidi dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku serta berbagai indikator ekonomi.
Menurut Kitty, penyesuaian harga mempertimbangkan dinamika harga minyak mentah dunia, perkembangan pasar energi, aspek fiskal, hingga daya beli masyarakat. Selain itu, harga BBM nonsubsidi juga berbeda di setiap provinsi karena dipengaruhi besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan pemerintah daerah.
Di wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Banten, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur (Jatim), harga Pertamax dipatok Rp16.250 per liter, Pertamax Green 95 Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp19.300 per liter, Dexlite Rp19.700 per liter, serta Pertamina Dex Rp21.150 per liter.
Untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan (Sumsel), Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dan Lampung, Pertamax dijual Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp19.750 per liter, Dexlite Rp20.150 per liter, serta Pertamina Dex Rp21.650 per liter.
Di Sumatera Barat (Sumbar), Riau, dan Kepulauan Riau (Kepri), harga Pertamax mencapai Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp20.150 per liter, Dexlite Rp20.550 per liter, dan Pertamina Dex Rp22.100 per liter.
Khusus kawasan Free Trade Zone (FTZ) Sabang, Pertamax dijual Rp15.250 per liter dan Dexlite Rp18.450 per liter. Sementara di FTZ Batam, harga Pertamax sebesar Rp15.500 per liter, Pertamax Turbo Rp18.350 per liter, Dexlite Rp18.700 per liter, serta Pertamina Dex Rp20.100 per liter.
Untuk wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), harga BBM sama dengan wilayah Pulau Jawa. Adapun di Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Kalimantan Timur (Kaltim), Pertamax dijual Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp19.750 per liter, Dexlite Rp20.150 per liter, serta Pertamina Dex Rp21.650 per liter.
Sementara itu, Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Utara (Kaltara) memberlakukan harga Pertamax Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp20.150 per liter, Dexlite Rp20.550 per liter, serta Pertamina Dex Rp22.100 per liter.
Di wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Gorontalo, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Sulawesi Barat (Sulbar), harga Pertamax sebesar Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp19.750 per liter, Dexlite Rp20.150 per liter, serta Pertamina Dex Rp21.650 per liter.
Untuk Maluku dan Maluku Utara (Malut), Pertamax dijual Rp16.650 per liter dan Dexlite Rp20.150 per liter. Sementara Papua menetapkan harga Pertamax Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp19.750 per liter, dan Dexlite Rp20.150 per liter. Adapun Papua Barat (Pabar) dan Papua Barat Daya (PBD) memberlakukan harga Pertamax Rp16.650 per liter, Dexlite Rp20.150 per liter, serta Pertamina Dex Rp21.650 per liter. Di Papua Selatan (Papsel), Papua Tengah (Papteng), dan Papua Pegunungan (Papeg), Pertamax dipasarkan Rp16.650 per liter dan Dexlite Rp20.150 per liter.
Untuk BBM bersubsidi, Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter di seluruh wilayah yang menerapkan harga nasional. Masyarakat dapat memantau perkembangan harga terbaru melalui aplikasi MyPertamina maupun kanal resmi Pertamina apabila terdapat penyesuaian pada periode berikutnya. []
Redaksi01
