Sebagian Kota Bangun Alami Pemadaman Listrik Enam Jam pada Senin
KUTAI KARTANEGARA – Pelanggan listrik di sebagian wilayah Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), dijadwalkan mengalami penghentian sementara pasokan listrik selama enam jam pada Senin (13/07/2026). Pemadaman dilakukan oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda sebagai bagian dari program pemeliharaan jaringan distribusi.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan, pekerjaan akan berlangsung pukul 10.00 Wita hingga 16.00 Wita dan dilaksanakan oleh Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kota Bangun. Pemeliharaan difokuskan pada jaringan distribusi tegangan menengah 20 kilovolt (kV) guna meningkatkan keandalan sistem penyaluran listrik kepada pelanggan.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi sebagian Kota Bangun Ulu, sebagian Kota Bangun Ilir, serta kawasan di sekitar kedua wilayah tersebut. Selama pekerjaan berlangsung, aktivitas rumah tangga, pertokoan, perkantoran, fasilitas umum, hingga pelaku usaha diperkirakan akan terdampak akibat penghentian sementara aliran listrik.
PLN menjelaskan pemeliharaan jaringan dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas layanan kelistrikan, mengurangi potensi gangguan akibat kerusakan peralatan jaringan, serta memastikan sistem distribusi tetap beroperasi secara optimal. Langkah tersebut juga diharapkan mampu meminimalkan risiko pemadaman listrik yang bersifat mendadak pada masa mendatang.
Sehubungan dengan jadwal tersebut, pelanggan diimbau menyesuaikan aktivitas yang bergantung pada pasokan listrik. Masyarakat disarankan mengisi daya perangkat elektronik sebelum pekerjaan dimulai, menyiapkan sumber listrik cadangan apabila diperlukan, serta mengatur operasional usaha agar tidak terganggu selama masa pemeliharaan.
Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal pemeliharaan maupun layanan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau memanfaatkan aplikasi PLN Mobile, sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Minggu (12/07/2026).
Melalui pemeliharaan jaringan distribusi tersebut, PLN berharap keandalan sistem kelistrikan di wilayah Kota Bangun dan sekitarnya semakin meningkat sehingga pasokan listrik dapat lebih stabil dalam mendukung aktivitas masyarakat maupun pertumbuhan ekonomi daerah. []
Redaksi01
