Jadwal Damri Tana Tidung 13 Juli 2026, Rute Tanjung Selor dan Malinau Lengkap
TANA TIDUNG – Perusahaan Umum (Perum) Damri kembali melayani angkutan penumpang dari Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara (Kaltara), menuju Tanjung Selor dan Malinau pada Senin (13/07/2026). Layanan tersebut tersedia dengan tarif mulai Rp20 ribu hingga Rp100 ribu, bergantung pada rute dan tujuan perjalanan.
Seluruh keberangkatan dilakukan dari pool Damri yang berada di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, KTT, tepat di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) KTT. Masyarakat diimbau datang lebih awal agar tidak kehabisan kursi maupun tertinggal jadwal keberangkatan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KTT Arief Prasetiawan mengingatkan calon penumpang, terutama yang hendak menuju Malinau, untuk berada di terminal paling lambat 30 menit sebelum bus berangkat.
“Sering terjadi calon penumpang yang ketinggalan Damri terutama yang tujuan ke Malinau karena berangkatnya cukup pagi. Jadi penumpang itu sebaiknya sudah ada di terminal minimal 30 menit sebelum jadwal,” ujar Arief sebagaimana diwartakan Tribun Kaltara, Minggu (12/07/2026).
Untuk rute KTT–Tanjung Selor, bus Damri berangkat satu kali setiap hari pada pukul 09.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Perjalanan menuju ibu kota Kabupaten Bulungan diperkirakan memakan waktu sekitar empat jam dengan kapasitas angkut hingga 45 penumpang.
Tarif perjalanan menuju Tanjung Selor disesuaikan dengan titik keberangkatan maupun tujuan penumpang. Tarif dari Tideng Pale ke Tanjung Selor sebesar Rp100 ribu, dari Kecamatan Sesayap ke Tanjung Selor Rp100 ribu, Tideng Pale menuju Panca Agung atau Pimping Rp80 ribu, Sekatak Buji ke Tanjung Selor Rp85 ribu, Panca Agung ke Tanjung Selor Rp60 ribu, serta Tideng Pale ke Sekatak Buji Rp50 ribu.
Sementara itu, rute KTT–Malinau dilayani dua kali setiap hari, yakni pukul 08.00 WITA dan 15.00 WITA. Tarif perjalanan menuju Malinau ditetapkan sebesar Rp40 ribu per penumpang dengan kapasitas bus sebanyak 19 penumpang dan estimasi waktu tempuh sekitar satu setengah jam.
Selain melayani tujuan akhir Malinau, Damri juga mengangkut penumpang ke sejumlah desa yang berada di sepanjang lintasan perjalanan. Tarif menuju Desa Seputuk, Desa Belayan Ari, dan Desa Kapuak masing-masing sebesar Rp20 ribu, sedangkan tujuan Sesua dikenakan tarif Rp30 ribu.
Keberadaan layanan angkutan tersebut diharapkan terus mendukung mobilitas masyarakat antardaerah di Kaltara, sekaligus memberikan pilihan transportasi umum yang aman, terjangkau, dan terjadwal bagi warga yang bepergian untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun aktivitas lainnya. []
Redaksi01
