Pertamina Perluas Akses Pasar 13 UMKM Binaan Lewat Bazar di Tojo Una-Una

TOJO UNA-UNA – Sebanyak 13 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pertamina (Persero) mendapat kesempatan memperluas pasar melalui bazar dalam Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing pelaku usaha lokal melalui promosi produk dan pemanfaatan transaksi digital.

Bazar digelar di Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una, dengan menghadirkan berbagai produk pangan olahan dan kuliner hasil produksi UMKM binaan. Kegiatan itu diikuti peserta jambore yang berasal dari 12 kabupaten di Sulteng sehingga membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku usaha.

Selain menyediakan ruang promosi, Rumah BUMN Pertamina juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat daya saing usaha di tengah perkembangan ekonomi digital.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan Rumah BUMN merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendampingi pelaku UMKM agar mampu tumbuh secara berkelanjutan. Informasi tersebut sebagaimana diberitakan Antara, Senin (03/08/2026).

“Pertamina tidak hanya membuka ruang promosi, tetapi juga mendampingi UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital,” ujar Baron.

Ia menambahkan, penguatan sektor UMKM sejalan dengan agenda pembangunan pemerintah yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pengembangan kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan industri kreatif. Karena itu, Pertamina terus memberikan pendampingan agar pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, dan memanfaatkan teknologi digital secara optimal.

Apresiasi terhadap program tersebut juga disampaikan pemilik Kopi Tanambi, Imran Mulyadi. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Rumah BUMN telah memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga perluasan peluang pemasaran.

“Rumah BUMN Tojo Una-Una telah memberikan banyak dukungan bagi pelaku UMKM, mulai dari promosi, pendampingan pameran, pembukaan peluang usaha, hingga pengembangan kemasan dan peningkatan kapasitas. Pendamping Rumah BUMN benar-benar serius membina kami agar usaha terus berkembang,” ujar Imran.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan dan perluasan akses pasar, Rumah BUMN Pertamina diharapkan mampu mendorong semakin banyak UMKM lokal naik kelas, memperkuat ekonomi daerah, serta meningkatkan kontribusi sektor usaha kecil terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *