Jadwal Damri KTT–Tanjung Selor dan Malinau Senin 3 Agustus 2026, Cek Tarif Terbaru

TANA TIDUNG – Perusahaan Umum (Perum) Damri kembali melayani angkutan penumpang dari Kabupaten Tana Tidung (KTT) menuju Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau pada Senin, 3 Agustus 2026. Layanan ini menyediakan rute KTT–Tanjung Selor dan KTT–Malinau dengan tarif mulai Rp20.000 hingga Rp85.000 sesuai tujuan perjalanan.

Untuk rute KTT–Tanjung Selor, bus Damri dijadwalkan berangkat satu kali setiap hari pada pukul 10.00 WITA. Perjalanan diperkirakan memakan waktu sekitar empat jam dengan kapasitas angkut hingga 45 penumpang.

Tarif perjalanan menuju Tanjung Selor disesuaikan dengan lokasi naik dan tujuan penumpang. Rute Tideng Pale–Tanjung Selor dan Sesayap–Tanjung Selor dikenakan tarif Rp85.000. Sementara itu, tarif Tideng Pale–Panca Agung atau Pimping sebesar Rp80.000, Sekatak Buji–Tanjung Selor Rp80.000, Panca Agung–Tanjung Selor Rp60.000, serta Tideng Pale–Sekatak Buji Rp50.000.

Sementara itu, rute KTT–Malinau dilayani dua kali setiap hari, yakni pukul 07.00 WITA dan 15.00 WITA. Tarif perjalanan menuju Malinau dipatok Rp40.000 per penumpang dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu setengah jam menggunakan bus berkapasitas 19 penumpang.

Selain melayani tujuan utama Malinau, Damri juga mengakomodasi penumpang yang turun di sejumlah wilayah sepanjang jalur perjalanan. Tarif menuju Desa Seputuk, Desa Belayan Ari, dan Desa Kapuak masing-masing sebesar Rp20.000, sedangkan tujuan Sesua dikenakan tarif Rp30.000.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) KTT, Arief Prasetiawan, menyatakan keberadaan trayek Damri memberikan manfaat bagi masyarakat karena menawarkan biaya perjalanan yang lebih terjangkau dibandingkan moda transportasi lain. Informasi tersebut sebagaimana diberitakan Tribun Kaltara, Minggu (02/08/2026).

“Pastinya kami sangat berterima kasih ya dengan adanya trayek Damri ini, masyarakat bisa keluar daerah dengan tarif yang lebih murah dan barang yang dibawa pun bisa cukup banyak,” ujar Arief.

Layanan Damri diharapkan terus mendukung konektivitas antardaerah di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi di wilayah KTT, Bulungan, dan Malinau. Masyarakat juga diimbau datang lebih awal ke titik keberangkatan serta memantau informasi terbaru apabila terjadi perubahan jadwal operasional. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *