Listrik Jombang Padam 7 Jam Sabtu 8 Agustus, Ini Wilayah Terdampak
JOMBANG – Aktivitas warga di sejumlah wilayah Kabupaten Jombang berpotensi terganggu selama tujuh jam akibat pemadaman listrik yang dijadwalkan pada Sabtu (08/08/2026). Pemadaman dilakukan untuk mendukung pemeliharaan jaringan dan pengamanan pepohonan yang berada di atas jaringan listrik tegangan menengah 20 kilovolt (kV).
Pemadaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. Masyarakat, pelaku usaha, serta pelanggan listrik di wilayah terdampak perlu menyiapkan kebutuhan listrik cadangan untuk mengantisipasi terhentinya pasokan selama pekerjaan berlangsung.
Informasi tersebut disampaikan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mojokerto dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ngoro, sebagaimana dilansir KabarTerdepan, Jumat, (07/08/2026).
Wilayah yang terdampak mencakup sebagian kawasan di Kecamatan Ngoro dan Kecamatan Bareng. Di Kecamatan Ngoro, pemadaman meliputi Desa Kauman, khususnya sebagian wilayah sekitar pasar, Desa Ngoro, sebagian sisi utara Desa Genukwatu, serta sebagian sisi timur Desa Rejoagung.
Selain permukiman warga, sejumlah pelanggan dan kawasan usaha yang tercantum dalam wilayah pekerjaan juga akan terdampak, antara lain HE306 ABD KODIR JAELANI, HE353 PT Sinar Unigrain Indonesia, HE372 Rakijo B/CV Sinar Agung, HE429 Theng Liong Hoo, HE448 CV Jaya Sentosa, HE553 UD FD44, HE554 PT Alam Kencana Indonesia, HE556 CV Tiga Intan Permata, dan HE559 PT Lautan Mineral Sentosa.
Sementara di Kecamatan Bareng, wilayah yang masuk dalam rencana pemadaman adalah sebagian Desa Kebondalem.
Pemeliharaan dilakukan sebagai bagian dari upaya PLN menjaga keamanan jaringan listrik, khususnya dengan mengamankan pepohonan yang berada di atas jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kV. Pekerjaan tersebut sekaligus diarahkan untuk menjaga kondisi jaringan listrik tegangan menengah agar tetap berfungsi dengan baik.
Bagi warga maupun pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik untuk kegiatan sehari-hari, durasi pemadaman perlu menjadi perhatian. Peralatan elektronik, aktivitas perdagangan, produksi, hingga kebutuhan rumah tangga yang membutuhkan listrik berpotensi mengalami gangguan selama pekerjaan berlangsung.
PLN mengimbau pelanggan yang menggunakan generator set (genset) selama pemadaman untuk memastikan sumber listrik tersebut dipisahkan dari instalasi PLN. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga keselamatan serta mencegah terjadinya gangguan ketika pasokan listrik PLN kembali dialirkan.
Masyarakat juga disarankan mengisi daya telepon seluler, perangkat komunikasi, serta peralatan elektronik yang diperlukan sebelum pemadaman dimulai. Persiapan tersebut diharapkan dapat membantu warga tetap menjalankan aktivitas penting selama pasokan listrik dihentikan sementara.
PLN menyebut apabila pekerjaan pemeliharaan dapat diselesaikan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan, pasokan listrik akan dinormalkan kembali sebelum pukul 16.00 WIB. Dengan demikian, durasi pemadaman dapat lebih singkat apabila seluruh pekerjaan di lapangan selesai sesuai target.
Pemeliharaan jaringan secara berkala diharapkan dapat mendukung keandalan dan keselamatan sistem kelistrikan. Masyarakat di wilayah terdampak pun diharapkan memperhatikan jadwal pemadaman dan melakukan persiapan lebih awal agar aktivitas selama pekerjaan berlangsung tetap dapat berjalan dengan gangguan seminimal mungkin. []
Redaksi01
