Wakil Ketua DPRD Muhammad Zubaidi Sambut Positif Pidato Presiden Prabowo Subianto Soal RAPBN 2027

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo H. Muhammad Zubaidi, M.Pdi (kedua dari kanan) mendamping Ketua DPRD Oka Mahendera JK, SE, MM saat mendengarkan melalui tayangan pidato Presiden H. Prabowo Subianto, Jum'at (14/8/2026).

PROBOLINGGO – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo H. Muhammad Zubaidi, M.Pdi menyambut positif pidato Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026 yang menegaskan bahwa APBN bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan instrumen negara untuk melindungi rakyat dan memperkuat bangsa. Pimpinan daerah sepakat untuk menerjemahkan arah kebijakan fiskal tersebut ke dalam program yang selaras di tingkat lokal.

Menurutnya, ada tiga poin penting dalam menyikapi pidato Presiden Prabowo Subianto yaitu pertama, penyelarasan Program Daerah dengan menerjemahkan alokasi belanja nasional dan 8 Program Prioritas seperti ketahanan pangan, pendidikan, dan kesehatan ke dalam APBD yang konkret.

Kedua Pengawasan Anggaran dengan memperkuat fungsi kontrol agar belanja daerah benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ketiga Efisiensi dan Disiplin Fiskal dengan mendukung langkah efisiensi pengadaan serta memangkas anggaran seremonial demi mengutamakan pembangunan fasilitas dasar rakyat,’’ ujar H. Muhammad Zubaidi, M.Pdi yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo ini.

Seperti diketahui, DPRD Kabupaten Probolinggo mengikuti pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penyampaian keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya, Jumat (14/8/2026) sore.

Pidato Presiden Prabowo tersebut disaksikan secara langsung melalui tayangan di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Probolinggo. Kegiatan diikuti jajaran pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan Forkopimda serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Pidato pengantar RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan itu disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan APBN tidak boleh hanya dipandang sebagai dokumen pencatatan keuangan negara. Menurutnya, anggaran negara harus menjadi instrumen perjuangan yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian bangsa.

“APBN adalah alat perjuangan kita. APBN adalah instrumen untuk melindungi rakyat, alat untuk memperkuat bangsa, alat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan dalam mencapai kehidupan yang lebih baik,” kata Prabowo.(rac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *