Cek Jadwal Damri Tana Tidung ke Malinau dan Tanjung Selor
TANA TIDUNG – Masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) memiliki dua pilihan waktu perjalanan menuju Malinau menggunakan bus Damri pada Rabu (19/08/2026), yakni pukul 07.00 WITA dan 15.00 WITA. Sementara itu, layanan menuju Tanjung Selor tersedia satu kali pada pukul 10.00 WITA.
Ketersediaan dua jadwal keberangkatan menuju Malinau tersebut menjadi salah satu pilihan bagi warga yang membutuhkan transportasi umum untuk bepergian antardaerah. Selain jadwal yang tersedia setiap hari, tarif angkutan Damri juga relatif terjangkau dengan harga tiket KTT-Malinau sebesar Rp40 ribu per penumpang.
Layanan angkutan tersebut merupakan bagian dari trayek Damri Perintis yang menghubungkan KTT dengan sejumlah wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara). Selain Malinau, bus juga melayani perjalanan menuju Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan (Bulungan).
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung, Arief Prasetiawan, mengatakan keberadaan trayek Damri memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat yang hendak bepergian ke luar daerah. Menurut dia, biaya perjalanan yang lebih terjangkau menjadi salah satu manfaat yang dirasakan warga.
“Pastinya kami sangat berterima kasih ya dengan adanya trayek Damri ini, masyarakat bisa keluar daerah dengan tarif yang lebih murah.
Selain itu, barang yang dibawa pun bisa cukup banyak,” ujar Arief, sebagaimana dilansir TribunKaltara, Rabu (19/08/2026).
Untuk perjalanan KTT-Malinau, bus berkapasitas 19 penumpang tersebut menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam. Selain tujuan Malinau, penumpang dapat turun di sejumlah wilayah yang berada di sepanjang rute dengan tarif yang berbeda.
Tarif menuju Desa Seputuk, Desa Belayan Ari, dan Desa Kapuak masing-masing Rp20 ribu. Sementara tarif menuju Sesua ditetapkan Rp30 ribu.
Adapun keberangkatan menuju Tanjung Selor dijadwalkan pukul 10.00 WITA. Perjalanan dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan memerlukan waktu sekitar empat jam dengan kapasitas bus sebanyak 45 penumpang.
Tarif perjalanan menuju Tanjung Selor disesuaikan dengan titik keberangkatan dan tujuan. Dari Tideng Pale menuju Tanjung Selor, penumpang dikenakan tarif Rp85 ribu. Tarif yang sama berlaku untuk perjalanan dari Sesayap menuju Tanjung Selor.
Sementara itu, perjalanan Tideng Pale menuju Panca Agung atau Pimping dikenai tarif Rp80 ribu. Tarif Sekatak Buji-Tanjung Selor juga Rp80 ribu, sedangkan Panca Agung-Tanjung Selor Rp60 ribu. Untuk perjalanan Tideng Pale-Sekatak Buji, tarifnya Rp50 ribu.
Dengan tersedianya sejumlah pilihan tujuan dan jadwal tersebut, layanan Damri Perintis diharapkan dapat membantu mobilitas masyarakat KTT sekaligus menjadi alternatif angkutan umum bagi warga yang membutuhkan perjalanan menuju daerah lain di Kaltara. []
Redaksi01
