Ketua Komisi IV Ning Ayu Harap Wartawan Makin Berkontribusi Sajikan Informasi Akurat
Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Ning Ayu Nofita Rahmawati, SE saat berbaur dengan jurnalis yang biasa meliput di gedung dewan, Roni (kiri) Ketua Komunitas Wartawan Trabas, dan Jhon Qudsi (kanan) dari Pantura7. (Foto : Rachmat Effendi)
PROBOLINGGO – Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Ning Ayu Nofita Rahmawati, SE mendorong peran strategis insan pers, dalam menyajikan informasi kepada publik.
Ia berharap wartawan dapat semakin meningkatkan kontribusinya dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
Menurut Ning Ayu Nofita Rahmawati, SE, keberadaan profesi wartawan memiliki peran penting dalam menjaga kundusifitas suatu daerah sekaligus memperkuat fungsi pers sebagai penyampai informasi, edukasi, kontrol sosial, dan jembatan komunikasi antara legislatif, pemerintah dengan masyarakat.
“Kami berharap wartawan dapat terus meningkatkan profesionalisme sehingga mampu menghadirkan informasi yang akurat dan mencerdaskan masyarakat,” ujar Ning Ayu Nofita Rahmawati, SE, yang biasa disapa Ning Ayu ini, pada Kamis (20/8/2026).
Ia menilai, di tengah derasnya arus informasi dan maraknya penyebaran berita yang belum tentu kebenarannya, media massa dituntut untuk semakin mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik yang berlandaskan fakta dan verifikasi.
Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar serta terhindar dari hoaks dan disinformasi.
“Pemberitaan harus sesuai fakta, jujur dan bisa dipertanggung jawabkan, jangan hoax,” pinta Ning Ayu saat menghadiri Sidang Paripurna KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Dirinya juga mengapresiasi peran wartawan yang selama ini aktif mengawal berbagai program pembangunan di Kabupaten Probolinggo.
Lebih jauh menurut srikandi dari Fraksi Golkar ini, pemberitaan yang objektif dan konstruktif dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi pemerintah daerah maupun lembaga legislatif dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
“Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi mitra dalam pembangunan daerah. Kritik yang disampaikan secara objektif tentu menjadi masukan yang sangat berharga untuk perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (rac)
