IHSG Naik 0,36% ke 6.428,9, Hampir Semua Sektor Menguat

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis (27/08/2026) dengan penguatan, didorong hampir seluruh sektor saham yang bergerak positif. Pada pukul 09.07 WIB, IHSG naik 23,28 poin atau 0,36 persen ke level 6.428,965.

Penguatan tersebut terutama ditopang IDX Sektor Properti dan Real Estat yang mencatat kenaikan paling tinggi, yakni 1,41 persen. Kinerja positif juga terlihat pada sejumlah sektor lain sehingga menopang pergerakan IHSG pada awal sesi perdagangan.

Selain IDX Sektor Properti dan Real Estat, kenaikan terjadi pada IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer, IDX Sektor Energi, IDX Sektor Perindustrian, serta IDX Sektor Infrastruktur. Selanjutnya, IDX Sektor Barang Konsumen Primer, IDX Sektor Kesehatan, IDX Sektor Barang Baku, IDX Sektor Teknologi, dan IDX Sektor Keuangan juga berada di zona hijau.

Dari seluruh indeks sektoral, IDX Sektor Transportasi dan Logistik menjadi satu-satunya sektor yang bergerak negatif. Sektor tersebut turun tipis 0,03 persen pada awal perdagangan.

Pergerakan positif IHSG juga tercermin dari sejumlah saham yang masuk jajaran penguat utama indeks LQ45. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menjadi saham dengan kenaikan terbesar, yakni 2,54 persen.

Posisi berikutnya ditempati PT Indosat Tbk (ISAT) yang menguat 2,42 persen dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang naik 2,38 persen. Ketiga saham tersebut menjadi penggerak utama di jajaran top gainers LQ45 pada awal perdagangan.

Namun, tidak seluruh saham unggulan bergerak searah dengan IHSG. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) tercatat turun 0,83 persen, sedangkan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melemah 0,82 persen.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga masuk jajaran saham dengan penurunan terbesar di LQ45 setelah terkoreksi 0,38 persen.

Pergerakan bursa domestik tersebut berlangsung ketika pasar keuangan kawasan Asia bergerak beragam. Investor turut mencermati perkembangan pasar global dan sentimen dari kinerja perusahaan teknologi besar serta kebijakan moneter di kawasan.

Data pergerakan IHSG dan saham-saham LQ45 tersebut sebagaimana diberitakan Kontan, Kamis (27/08/2026), menunjukkan bahwa penguatan pasar domestik pada awal perdagangan belum sepenuhnya diikuti seluruh saham unggulan. Kondisi tersebut membuat investor perlu mencermati perkembangan masing-masing sektor dan saham sepanjang sesi perdagangan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *