Hasil UKK Segera Diserahkan, Seleksi 3 BUMD Banten Ditargetkan Rampung Pekan Ini

SERANG – Proses seleksi calon direksi dan komisaris pada tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Provinsi Banten memasuki tahap akhir setelah hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dijadwalkan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Senin (31/08/2026).

Hasil UKK tersebut akan menjadi dasar bagi Panitia Seleksi (Pansel) untuk menentukan kandidat terbaik yang selanjutnya diajukan kepada Gubernur Banten, Andra Soni. Pemprov Banten menargetkan proses pemilihan jajaran direksi dan komisaris tiga BUMD itu dapat dirampungkan dalam pekan ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat setelah menerima hasil penilaian dari tim penguji.

“Belum. Ini siang ini kita baru mau rapat dengan UKK,” kata Deden saat ditemui usai menghadiri pelantikan Sekda Kota Cilegon, Senin (31/08/2026), sebagaimana dilansir Ekbisbanten, Senin, (31/08/2026).

Deden menjelaskan, pihak penyelenggara UKK direncanakan menyerahkan hasil seleksi kepada Pemprov Banten pada hari yang sama. Setelah dokumen tersebut diterima, Pansel akan langsung melakukan pembahasan untuk menentukan tahapan selanjutnya.

“Rencananya hari ini mereka akan menyerahkan ke kita. Nanti langsung dirapatkan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh rangkaian seleksi dapat segera dituntaskan sehingga pengisian jabatan direksi dan komisaris pada tiga perusahaan daerah tersebut tidak kembali mengalami penundaan.

“Insya Allah minggu ini, mudah-mudahan,” katanya.

Tiga BUMD yang tengah menjalani proses seleksi tersebut ialah PT Banten Global Development (BGD), PT Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda), serta PT Penjaminan Kredit Daerah Banten (Jamkrida).

Tahapan UKK bagi calon direksi dan komisaris sebelumnya telah dilaksanakan pada 8-9 Agustus 2026. Namun, proses penetapan kandidat sempat tertunda karena hingga 21 Agustus 2026, Pansel belum menerima hasil penilaian dari tim penguji.

Setelah hasil UKK diterima dan dibahas, Pansel akan menentukan tiga kandidat terbaik untuk setiap posisi yang tersedia. Nama-nama tersebut kemudian akan diajukan kepada Gubernur Banten untuk proses penetapan sesuai mekanisme yang berlaku.

Pemprov Banten sebelumnya menargetkan rangkaian seleksi direksi dan komisaris tiga BUMD dapat diselesaikan lebih awal, dengan hasil akhir dijadwalkan diumumkan pada awal September 2026.

Di tengah proses seleksi, pembiayaan pelaksanaan seleksi juga menjadi perhatian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, biaya yang dikeluarkan masing-masing BUMD untuk mendukung proses seleksi diperkirakan berada pada kisaran Rp200 juta hingga Rp250 juta.

Dengan melibatkan tiga BUMD, total kebutuhan biaya seleksi diperkirakan mencapai sekitar Rp600 juta hingga Rp750 juta. Meski demikian, nominal tersebut belum merupakan angka resmi yang disampaikan Pansel.

Deden sebelumnya meminta agar informasi mengenai pembiayaan seleksi dikonfirmasi kepada sekretariat Pansel.

“Bisa tanya ke sekretariat yah,” kata Deden kepada Ekbisbanten.com, Kamis (21/08/2026).

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang) Provinsi Banten Ismail mengatakan pembiayaan proses seleksi dibebankan kepada masing-masing BUMD.

“Itu masing-masing BUMD,” kata Ismail.

Menurut dia, anggaran tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan selama pelaksanaan proses seleksi, termasuk penyediaan fasilitas bagi kegiatan seleksi.

“Karena bentuknya fasilitas aja. Mamin dan lain-lain,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai besaran nominal anggaran yang telah dikeluarkan, Ismail mengaku belum mengetahui rinciannya.

“Gak hapal,” katanya.

Ia menegaskan, rincian penggunaan anggaran berada pada masing-masing BUMD yang membiayai kebutuhan pelaksanaan seleksi tersebut.

“Yang tahu masing-masing BUMD pengeluarannya,” ujarnya.

Rampungnya seleksi diharapkan dapat mempercepat pengisian posisi strategis di BGD, Agrobisnis Banten Mandiri, dan Jamkrida, sekaligus memastikan masing-masing BUMD memiliki jajaran direksi dan komisaris yang siap menjalankan fungsi pengelolaan serta pengawasan perusahaan ke depan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *