122 UMKM Raup Transaksi Nyaris Rp1 Miliar di Explore Babel 2026

PANGKALPINANG – Sebanyak 122 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencatatkan transaksi mendekati Rp1 miliar selama pelaksanaan Explore Babel 2026 di Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Capaian tersebut menjadi salah satu hasil utama kegiatan yang dirancang untuk memperluas promosi produk lokal sekaligus memperkuat peran UMKM dalam perekonomian daerah.

Kegiatan Explore Babel 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 28-30 Agustus 2026. Selain menghadirkan pelaku UMKM binaan, penyelenggara juga melibatkan pedagang yang berada di sekitar lokasi kegiatan agar manfaat ekonomi dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

Capaian transaksi tersebut memperlihatkan besarnya potensi pasar bagi produk lokal ketika pelaku usaha mendapat ruang promosi yang terintegrasi dengan kegiatan hiburan, edukasi, literasi, dan penguatan transaksi digital. Informasi mengenai capaian tersebut sebagaimana diberitakan Babelpos, Senin (31/08/2026).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Babel, Rommy S. Tamawiwy, mengatakan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam pengembangan potensi ekonomi daerah.

“Bank Indonesia senantiasa mengajak seluruh mitra strategis untuk terus siap bersinergi, berkolaborasi, serta berkoordinasi sebagai wujud nyata kiat bersama dalam mencintai Bangka Belitung, mendorong potensi Babel yang sejalan dengan arah pembangunan yang direncanakan,” kata Rommy.

Menurut dia, sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, perbankan, komunitas, akademisi, dan pelaku usaha perlu terus diperkuat agar pengembangan ekonomi lokal tidak berhenti pada pelaksanaan sebuah kegiatan, melainkan berlanjut melalui pembukaan akses pasar dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menilai tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut tercermin melalui berbagai interaksi dan kolaborasi yang berlangsung selama acara.

“Tema yang diusung Explore Babel di tahun ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi sesuatu yang terjadi, terlihat dari setiap interaksi, transaksi, kolaborasi, dan semangat selama kegiatan berlangsung,” ujar Hidayat.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mempertahankan kolaborasi tersebut guna meningkatkan geliat ekonomi daerah, terutama melalui sektor UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

“Mari kita terus bergandengan tangan, berkolaborasi, dan berinovasi untuk mendukung peningkatan geliat perekonomian di wilayah Bangka Belitung, khususnya melalui sektor UMKM, ekonomi kreatif, dan ekonomi sektor pariwisata sebagai pilar utama penggerak perekonomian daerah,” katanya.

Selama tiga hari pelaksanaan, Explore Babel 2026 tidak hanya menghadirkan pameran dan bazar produk UMKM. Masyarakat juga mengikuti beragam kegiatan interaktif, edukatif, hiburan, serta aktivitas yang mendorong penguatan digitalisasi dan literasi.

Pada hari terakhir, kegiatan diawali dengan QRIS Fun Run yang diikuti lebih dari 1.000 peserta. QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard, yaitu standar pembayaran berbasis kode respons cepat yang dikembangkan Bank Indonesia.

Rangkaian acara juga diisi dengan talkshow bertajuk Money Talk, peragaan busana yang menampilkan karya wastra unggulan Babel, serta panggung hiburan. Penampilan Budi Doremi menjadi salah satu agenda yang menutup kegiatan tersebut pada Minggu malam.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian pengembangan UMKM yang telah berlangsung sejak April 2026. Sepanjang periode tersebut, lebih dari 600 UMKM telah terlibat dalam berbagai kegiatan Explore Babel dengan total nilai transaksi sekitar Rp3,5 miliar.

Dengan berakhirnya Explore Babel 2026, capaian transaksi dan keterlibatan ratusan pelaku usaha diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperluas pasar produk lokal. Kolaborasi lintas sektor diharapkan terus berlanjut agar UMKM Babel semakin berdaya saing, memiliki akses pasar yang lebih luas, dan mampu menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *