Bank Muamalat Andalkan Digitalisasi Kejar Pertumbuhan Pembiayaan SME 30 Persen

JAKARTA – Transformasi digital menjadi salah satu strategi PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dan menengah atau small and medium enterprise (SME), setelah pembiayaan pada segmen tersebut tumbuh 21 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp3,2 triliun hingga Juni 2026.

Pertumbuhan tersebut memperlihatkan semakin besarnya peran sektor SME dalam strategi penyaluran pembiayaan perseroan. Bank Muamalat juga membidik pertumbuhan pembiayaan segmen ini sekitar 30 persen pada 2026 dibandingkan realisasi sepanjang 2025.

Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Ricky Rikardo Mulyadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (01/09/2026), mengatakan sektor SME masih memiliki prospek besar untuk dikembangkan. Karena itu, perseroan memperkuat ekosistem usaha melalui pemanfaatan teknologi digital dan pendampingan kepada pelaku usaha.

“Bank Muamalat terus memperluas jangkauan pembiayaan SME ke nasabah. Salah satunya melakukan transformasi digital untuk kecepatan transaksi dan proses pembiayaan,” ujar Ricky, sebagaimana dilansir Antara, Selasa, (01/09/2026).

Digitalisasi menjadi bagian dari upaya Bank Muamalat meningkatkan akses pembiayaan, terutama bagi calon nasabah di berbagai daerah yang belum terjangkau secara optimal oleh layanan kantor cabang. Pemanfaatan layanan digital diharapkan dapat mempercepat proses transaksi sekaligus memperluas jangkauan layanan perseroan.

“Dengan akses pembiayaan yang semakin luas dan cepat, sektor SME diharapkan dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional,” ujar Ricky.

Selain memperluas akses, Bank Muamalat tetap menaruh perhatian pada kualitas portofolio pembiayaan. Perseroan berupaya menjaga tingkat risiko pembiayaan sesuai dengan batas toleransi risiko atau risk appetite yang dapat diterima atau acceptable.

Strategi tersebut dijalankan bersamaan dengan penguatan pembiayaan pada sejumlah sektor produktif. Bank Muamalat menempatkan sektor pendidikan, perjalanan haji dan umrah, serta kesehatan sebagai bagian dari bidang usaha yang menjadi fokus pengembangan pembiayaan SME.

Ketiga sektor tersebut juga menjadi bagian dari pasar sasaran atau target market yang dinilai memiliki peluang pertumbuhan bagi perseroan. Bank Muamalat optimistis strategi yang dijalankan dapat mendorong realisasi target pertumbuhan pembiayaan SME sekitar 30 persen sepanjang tahun ini.

Untuk mencapai sasaran tersebut, perseroan tidak hanya mengandalkan perluasan pembiayaan melalui digitalisasi. Bank Muamalat juga mengoptimalkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dan jaringan yang telah dimiliki untuk memperkuat ekosistem usaha.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka ruang bagi lahirnya berbagai inovasi sekaligus meningkatkan produktivitas pelaku usaha. Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara kebutuhan pembiayaan dan perkembangan sektor-sektor produktif.

Pertumbuhan pembiayaan SME sebesar 21 persen hingga Juni 2026 menjadi modal awal bagi Bank Muamalat untuk mengejar target yang lebih tinggi pada paruh kedua tahun ini. Perseroan menilai dukungan terhadap pelaku usaha tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki dampak terhadap penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sektor SME dinilai memiliki daya tahan dalam menghadapi perubahan dan gejolak ekonomi. Karena itu, perluasan akses pembiayaan, penguatan ekosistem digital, serta kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi langkah yang diharapkan dapat menjaga pertumbuhan sektor produktif dari hulu hingga hilir.

Keberhasilan strategi tersebut akan sangat bergantung pada kemampuan perseroan menjaga keseimbangan antara ekspansi pembiayaan dan kualitas portofolio. Dengan akses yang semakin luas serta proses yang lebih cepat, pembiayaan kepada pelaku SME diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *