Jadwal DAMRI YIA Sabtu 19 September, Ada Bus hingga Malam
YOGYAKARTA – Penumpang Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) masih bisa memanfaatkan tarif promo bus DAMRI menuju Jogja sebesar Rp50.000 per orang pada September 2026, atau Rp30.000 lebih murah dibandingkan tarif normal Rp80.000. Layanan tersebut tersedia melalui lima tujuan dengan waktu keberangkatan mulai pukul 04.30 hingga 21.00 WIB pada Sabtu (19/09/2026).
Kelima tujuan yang dapat dipilih dari YIA yakni Sleman City Hall, Terminal Condongcatur, Pool DAMRI Yogyakarta, Halte Trans Jogja Gamping, dan Stasiun DAMRI Yogyakarta. Sejumlah rute tersebut memiliki interval keberangkatan setiap 60 menit.
Rute menuju Halte Trans Jogja Gamping menjadi layanan dengan jadwal keberangkatan paling pagi. Bus tersedia mulai pukul 04.30 hingga 15.30 WIB dengan interval 60 menit.
Sementara itu, bus DAMRI dari YIA menuju Terminal Condongcatur beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 19.00 WIB. Layanan menuju Sleman City Hall tersedia pukul 07.00 hingga 19.00 WIB.
Untuk tujuan Pool DAMRI Yogyakarta, bus beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 19.00 WIB. Adapun rute menuju Stasiun DAMRI Yogyakarta memiliki layanan paling malam, yakni mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.
Dengan pola keberangkatan setiap satu jam pada sejumlah rute, penumpang dapat menyesuaikan perjalanan darat dengan waktu kedatangan pesawat. Namun, waktu tunggu setelah mendarat tetap perlu diperhitungkan sebelum memilih jadwal bus.
Dari sisi tarif, harga promo Rp50.000 berlaku untuk perjalanan YIA menuju Jogja maupun arah sebaliknya. Tarif tersebut sebelumnya diberlakukan pada Agustus dan kemudian diperpanjang hingga September 2026, sebagaimana diwartakan Harianjogja, Sabtu (19/09/2026).
Dengan demikian, penumpang perlu membedakan tarif promo dan tarif normal saat merencanakan perjalanan. Harga normal tercatat Rp80.000 per penumpang, sedangkan tarif promo memberikan selisih Rp30.000.
Layanan DAMRI dari YIA juga dapat digunakan sebagai bagian dari perjalanan dengan sistem perpindahan moda. Sejumlah titik pemberhentian memiliki koneksi dengan layanan Trans Jogja maupun transportasi kereta sehingga penumpang dapat melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum lain sesuai tujuan.
Konektivitas tersebut memberikan pilihan bagi penumpang yang tidak membawa kendaraan pribadi, baik untuk menuju kawasan perkotaan, pusat aktivitas masyarakat, kawasan pendidikan, sentra bisnis, maupun destinasi wisata di Jogja dan Sleman.
Penumpang yang akan menggunakan layanan ini disarankan memperhitungkan waktu kedatangan penerbangan, waktu menuju titik keberangkatan bus, durasi perjalanan, serta kemungkinan perpindahan moda agar perjalanan lanjutan tetap sesuai jadwal. []
Redaksi01
