Jadwal Kapal Sabang-Banda Aceh 23 September 2026, Cek Jam Berangkat

SABANG – Penumpang yang hendak menyeberang dari Sabang ke Banda Aceh maupun sebaliknya pada Rabu, 23 September 2026, dapat menggunakan layanan kapal feri yang mengangkut penumpang sekaligus kendaraan. Layanan rute tersebut dilayani Kapal Motor Penyeberangan (KMP) BRR dan KMP Aceh Hebat 2 dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

Layanan penyeberangan tersebut menghubungkan Pelabuhan Balohan di Sabang dengan Pelabuhan Ulee Lheue di Banda Aceh. Selain kapal feri atau kapal RoRo (Roll-on/Roll-off), tersedia pula kapal cepat yang diperuntukkan bagi penumpang tanpa kendaraan.

General Manager (GM) PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh Mochamad Haryanto menerangkan jadwal keberangkatan kapal untuk Rabu, 23 September 2026, sebagaimana dilansir RRI, Rabu (23/09/2026).

Dari Pelabuhan Balohan Sabang menuju Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, jadwal keberangkatan yang tercantum adalah KMP BRR pukul 08.00 WIB dan 14.00 WIB, sedangkan KMP Aceh Hebat 2 berangkat pukul 17.00 WIB.

Sementara dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menuju Pelabuhan Balohan Sabang, KMP BRR dijadwalkan berangkat pukul 11.00 WIB dan 17.00 WIB.

Jadwal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu karena kondisi cuaca di perairan Sabang-Banda Aceh. Apabila terjadi lonjakan penumpang atau kendaraan, layanan penyeberangan Sabang-Banda Aceh pulang-pergi (PP) juga dapat dibantu KMP Papuyu.

Dari sisi tarif, penumpang ekonomi dewasa dikenakan biaya Rp35 ribu per orang, sedangkan bayi Rp4.200. Untuk layanan Very Important Person (VIP), tarif anak sebesar Rp46 ribu dan dewasa Rp58 ribu.

Pengguna kendaraan roda dua dikenakan tarif Rp68 ribu per unit yang sudah termasuk tiket pengendaranya. Sementara tarif mobil mencapai Rp457 ribu per unit dan sudah termasuk lima penumpang.

Adapun kendaraan bus dikenakan tarif Rp985 ribu per unit dengan ketentuan sudah termasuk 16 penumpang. Ketentuan tarif tersebut memberikan pilihan bagi masyarakat untuk menyesuaikan moda penyeberangan berdasarkan kebutuhan perjalanan, baik sebagai penumpang maupun pengguna kendaraan. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *