IHSG Rebound Tipis, MDKA Jadi Top Gainer LQ45
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada awal perdagangan Rabu (23/09/2026), dengan sektor barang konsumen non-primer menjadi penopang utama setelah mencatat kenaikan terbesar. Pada saat yang sama, sektor energi justru menjadi penekan IHSG dengan pelemahan paling dalam.
Pada pukul 09.07 WIB, IHSG naik 5,497 poin atau 0,09 persen ke level 6.282,541. Penguatan indeks berlangsung di tengah pergerakan sektoral yang terbelah, dengan sebagian sektor mencatat kenaikan dan lainnya berada di zona merah.
Indeks sektor barang konsumen non-primer mencatat penguatan terbesar, yakni 1,14 persen. Setelahnya, penguatan terjadi pada sektor barang baku, properti dan real estat, serta barang konsumen primer.
Sektor transportasi dan logistik serta sektor perindustrian juga bergerak menguat pada awal perdagangan. Kondisi tersebut memberikan dukungan terhadap pergerakan IHSG meski sejumlah sektor lainnya mengalami tekanan.
Dari kelompok saham yang tergabung dalam indeks LQ45, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi saham dengan kenaikan terbesar setelah menguat 3,53 persen. Selanjutnya, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 1,98 persen dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 1,64 persen.
Di sisi lain, sektor energi mencatat pelemahan terdalam, yakni turun 0,39 persen. Tekanan juga terjadi pada sektor kesehatan, keuangan, infrastruktur, dan teknologi.
Pada kelompok saham LQ45, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi saham dengan penurunan terbesar, yakni 2,34 persen. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terkoreksi 1,05 persen, sedangkan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 0,9 persen.
Perbedaan kinerja antarsektor dan saham tersebut membuat penguatan IHSG pada awal perdagangan masih terbatas. Investor mencermati pergerakan saham unggulan sekaligus arah masing-masing sektor untuk melihat kekuatan lanjutan indeks, sebagaimana diberitakan Kontan, Rabu, (23/09/2026). []
Redaksi01
