Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp17.871 per Dolar AS
JAKARTA – Tekanan terhadap mata uang Asia mewarnai awal perdagangan Kamis (24/09/2026), dengan mayoritas mata uang regional bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah termasuk yang terkoreksi dengan dibuka pada level Rp17.871 per dolar AS atau melemah 0,3 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.818 per dolar AS.
Pergerakan rupiah tersebut sejalan dengan kondisi pasar valuta asing Asia yang didominasi pelemahan. Hingga pukul 09.00 WIB, dolar Taiwan mencatat penurunan terdalam sebesar 0,38 persen, disusul won Korea Selatan yang melemah 0,36 persen.
Ringgit Malaysia kemudian terkoreksi 0,25 persen, sedangkan peso Filipina turun 0,23 persen. Baht Thailand juga bergerak melemah 0,16 persen, diikuti yuan China yang turun 0,1 persen.
Dolar Singapura menjadi salah satu mata uang Asia yang mengalami pelemahan paling tipis dengan penurunan 0,06 persen terhadap dolar AS. Sementara itu, dolar Hong Kong hanya terkoreksi 0,01 persen.
Berbeda dengan mayoritas mata uang regional, yen Jepang justru mencatat penguatan terbesar pada perdagangan pagi. Mata uang tersebut naik 0,28 persen terhadap dolar AS.
Kondisi pasar valuta asing regional tersebut menunjukkan tekanan terhadap rupiah berlangsung bersamaan dengan pelemahan sejumlah mata uang Asia lainnya. Pergerakan masing-masing mata uang tetap dipengaruhi dinamika pasar di negara masing-masing, tetapi perubahan nilai tukar regional menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pelaku pasar dalam membaca arah perdagangan valuta asing.
Rupiah selanjutnya akan menghadapi perkembangan perdagangan sepanjang hari untuk menentukan arah pergerakannya setelah pembukaan. Perubahan nilai tukar menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat memengaruhi aktivitas perdagangan dan transaksi ekonomi yang menggunakan dolar AS, sebagaimana diberitakan Kontan, Kamis, (24/09/2026). []
Redaksi01
