Rahmat Darmawan Dorong Pesta Laut Samboja Perkuat Wisata Pesisir Kukar

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, Rahmat Darmawan. Rabu (30/09/2026).

Komisi II DPRD Kukar mendorong Pesta Laut Samboja terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai daya tarik wisata berbasis budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

ADVERTORIAL – Pesta Laut Samboja dinilai berpotensi dikembangkan menjadi salah satu daya tarik wisata berbasis budaya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Selain menjaga tradisi masyarakat pesisir, agenda tahunan tersebut diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar Rahmat Darmawan mendorong Pesta Laut Samboja terus dipertahankan dan dikembangkan secara berkelanjutan karena memiliki nilai budaya sekaligus potensi pariwisata.

“Yang pasti memang Pesta Laut dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Sehingga kami dari Komisi II yang memang membidangi pariwisata mendorong untuk terus dilestarikan tradisi-tradisi yang ada di Kukar,” ucap Rahmat kepada awak media di Kantor DPRD Kukar, Rabu (30/09/2026).

Menurut Rahmat, keberadaan tradisi masyarakat merupakan bagian dari kekayaan budaya daerah yang perlu mendapatkan perhatian. Pesta Laut Samboja menjadi salah satu tradisi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi kawasan pesisir kepada masyarakat maupun wisatawan.

Ia menilai pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada keberadaan destinasi, tetapi juga dapat diperkuat melalui tradisi dan kebudayaan masyarakat sebagai bagian dari pengalaman wisata.

Dengan pengemasan yang baik, Pesta Laut Samboja dinilai dapat berkembang lebih dari sekadar agenda tahunan. Kegiatan tersebut juga berpeluang menjadi ruang promosi kawasan pesisir sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan pelaku UMKM setempat.

Meski demikian, Rahmat mengatakan Komisi II DPRD Kukar masih menunggu informasi terbaru dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar mengenai teknis pelaksanaan Pesta Laut Samboja tahun ini.

Informasi yang masih ditunggu mencakup jadwal pelaksanaan, besaran anggaran, hingga konsep kegiatan yang akan diusung. Kepastian tersebut berkaitan dengan penyesuaian anggaran melalui perubahan dan pergeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kita belum dapat informasi valid apakah kegiatan ini dilaksanakan kapan, dengan anggaran berapa, dengan konteks tradisi yang seperti apa yang mau dilaksanakan, kita belum tahu,” jelasnya.

Rahmat menegaskan DPRD Kukar, khususnya Komisi II, tetap memberikan perhatian terhadap keberlangsungan tradisi masyarakat sekaligus pengembangan sektor pariwisata daerah.

Ia berharap berbagai agenda budaya di Kukar tetap dapat dilaksanakan dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Selain mempertahankan nilai-nilai budaya, penyelenggaraan kegiatan diharapkan memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat sekitar.

Pesta Laut Samboja selama ini menjadi salah satu kegiatan yang merepresentasikan kehidupan dan tradisi masyarakat pesisir. Nilai budaya yang terkandung di dalamnya dinilai dapat menjadi modal bagi pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.

Dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan dukungan pemerintah daerah, Pesta Laut Samboja diharapkan tidak hanya mempertahankan identitas budaya masyarakat pesisir, tetapi juga berkembang sebagai daya tarik wisata yang mampu memperluas peluang usaha dan meningkatkan pergerakan ekonomi masyarakat. []

Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *