Catat! Listrik Parepare dan Barru Padam Bergilir 1 Oktober 2026

PAREPARE – Sejumlah pelanggan listrik di Parepare dan Kabupaten Barru (Barru) dijadwalkan mengalami penghentian sementara pasokan listrik pada Kamis (01/10/2026) akibat pemeliharaan instalasi dan pengaturan beban oleh PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mattirotasi.

Pemeliharaan tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan. Penghentian pasokan listrik dibagi dalam empat sesi dengan waktu berbeda, mulai siang hingga malam.

Berdasarkan jadwal yang diumumkan, sesi pertama berlangsung pukul 13.30-15.30 WITA pada penyulang REC_KM3. Area yang terdampak meliputi Jalan Jenderal Ahmad Yani KM3-KM7, Jalan Bukit Madani Tegal, Jalan Lingkar Lapadde dari Lampu Merah hingga Lapas, Jalan Lanyer, Jalan Laupe, dan sekitarnya.

Selanjutnya, penghentian listrik pada penyulang P_SOREANG dijadwalkan pukul 14.30-16.30 WITA. Wilayah terdampak mencakup PDAM Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Hikmah, Jalan Abubakar Lambogo, Jalan A. Makkulau, Jalan H. Jamil Ismail, Jalan Kebun Sayur, Jalan Bayam, Jalan Takkalao, Jalan H. M. Arsyad, Jalan Sapta Marga, Jalan Cempae, Jalan Jompie, Jalan Lauleng, kawasan Industri Kecil, dan sekitarnya.

Sementara itu, penyulang P_GELORA dijadwalkan mengalami penghentian pasokan pada pukul 17.00-19.00 WITA. Lokasinya meliputi Jalan Gelora Mandiri, Jalan Timurama, Stadion Gelora, dan sekitarnya.

Untuk wilayah Barru, penghentian listrik berlangsung pada penyulang REC_BOJO pukul 18.00-20.00 WITA. Area yang terdampak mencakup Desa Bojo, Desa Kupa, dan wilayah sekitarnya.

Informasi jadwal pemeliharaan tersebut sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Kamis, (01/10/2026).

PLN mengingatkan bahwa waktu dan durasi penghentian listrik tersebut merupakan estimasi. Pelaksanaan di lapangan dapat menyesuaikan kebutuhan kestabilan sistem serta kondisi keselamatan petugas.

Pelanggan yang berada di wilayah terdampak disarankan melakukan persiapan sebelum jadwal penghentian pasokan. Persiapan dapat dilakukan dengan mengisi penuh baterai telepon seluler, powerbank, dan lampu darurat.

Peralatan elektronik seperti televisi, komputer, pendingin udara, serta perangkat lainnya juga disarankan dimatikan dan dicabut dari stopkontak untuk mengantisipasi potensi lonjakan arus saat pasokan listrik kembali.

Masyarakat yang menggunakan pompa listrik juga dianjurkan menyiapkan persediaan air terlebih dahulu agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi selama penghentian pasokan berlangsung.

Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau hendak melaporkan gangguan kelistrikan dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123. Pelanggan juga diimbau mencatat jadwal berdasarkan penyulang masing-masing agar dapat menyesuaikan aktivitas selama pemeliharaan berlangsung. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *