Pemadaman Listrik Sidrap 7 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak
SIDRAP – Sejumlah wilayah di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, akan mengalami penghentian sementara aliran listrik pada Rabu, 7 Oktober 2026. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pangsid menjadwalkan pekerjaan peningkatan keandalan jaringan dengan waktu pemadaman berbeda di sejumlah lokasi.
Pemadaman dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai pukul 17.00 WITA hingga paling lama pukul 22.30 WITA. Durasi penghentian berbeda-beda sesuai wilayah yang terdampak dan tahapan pekerjaan yang dilakukan.
Jadwal pertama berlangsung pukul 17.00-19.30 WITA dengan cakupan Jl. Poros Jenderal Sudirman, Bojoe, Arawa, Batu Lappa, dan sekitarnya.
Berikutnya, pemadaman pada pukul 17.30-20.00 WITA mencakup Jl. Poros Pangkajene-Tanru Tedong Wala, Kanyuara, Wattang Sidenreng, Empagae, Aka-Akae, Damai, dan sekitarnya.
Pada pukul 18.00-20.30 WITA, terdapat dua kelompok wilayah yang masuk dalam jadwal. Lokasinya meliputi Puskesmas Lawawoi, SPBU Lawawoi, Bolaepae, Uluale, Arawa, Bojoe, Lawawoi, serta Jl. Poros Sidrap-Rappang Bangkae dan sekitarnya.
Kelompok wilayah lainnya yang terdampak pada rentang waktu yang sama mencakup Jl. Poros Pare-Sidrap, Lawawoi, Lompoe, Datae, Lainungan, Mattirotasi, Pabrik Batu Alitta, dan sekitarnya.
Sementara itu, jadwal penghentian paling akhir berlangsung pukul 20.00-22.30 WITA. Wilayah yang masuk dalam daftar tersebut meliputi Buae, Takkalasi, Bululowa, Amparita, Arateng, Baula, Pajalele, Toddangpulu, Massepe, Larua, Teteaji, Perinyameng, Polewali, dan sekitarnya.
Rangkaian pekerjaan tersebut ditujukan untuk meningkatkan keandalan jaringan listrik. Informasi mengenai jadwal penghentian sementara ini sebagaimana diberitakan Tribuntrends, Rabu, (07/10/2026).
Dengan adanya pemadaman pada sore hingga malam hari, warga dan pelaku usaha di wilayah terdampak perlu menyesuaikan aktivitas. Perangkat elektronik seperti telepon seluler, laptop, dan power bank dapat diisi terlebih dahulu sebelum pekerjaan dimulai.
Warga yang bekerja dari rumah juga disarankan menyimpan pekerjaan dan dokumen penting untuk mengantisipasi gangguan akibat terhentinya pasokan listrik. Lampu darurat atau senter dapat disiapkan, terutama bagi masyarakat yang wilayahnya masuk jadwal pemadaman hingga malam.
Pelaku usaha juga perlu menyesuaikan kegiatan operasional dengan waktu penghentian listrik agar pelayanan maupun aktivitas produksi tidak terganggu. Sementara itu, masyarakat diminta tidak mendekati jaringan listrik yang sedang ditangani petugas selama pekerjaan berlangsung.
Apabila menemukan kabel putus atau jaringan listrik yang mengalami gangguan, warga diminta tidak menyentuh maupun mendekati lokasi tersebut. Informasi dan laporan terkait kelistrikan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.
Waktu penghentian yang tercantum merupakan perkiraan dan dapat berubah mengikuti kondisi teknis serta pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan mempersiapkan kebutuhan listrik lebih awal agar aktivitas tetap dapat berjalan selama pekerjaan peningkatan keandalan jaringan berlangsung. []
Redaksi01
