Ratusan Jam’ah Hadiri 40 Hari Sayyid Hadi, Ra Tauhid : Kematian Adalah Hal Yang Pasti, Diatasnya Yang pasti

0
0-3840x2174-0-0#

Lantunan do'a para jama'ah saat tahlil 40 hari meninggalnya Sayyid Hadi bin Mustofa Assegaf, pada Jum'at (23/10/2026). (Foto : Rachmat Effendi)

PROBOLINGGO – Ratusan jamaah menghadiri peringatan 40 hari meninggalnya Sayyid Hadi bin Mustofa Assegaf yang merupakan putera kedua Habib Mustofa Assegaf (Ketua Laskar Jogo Probolinggo) di Perum Istana Asba, Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jum’at (23/10/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung usai Salat Maghrib itu dihadiri, para habaib, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum.

Acara diawali pembacaan sholawat nabi, dilanjutkan, tahlil, zikir dan doa bersama, termasuk kehadiran para ustadz Ponpes Raudlatul Jannah Desa Klaseman, Kecamatan Gending yang merupakan tempat untuk terakhir kalinya almarhum Sayyid Hadi menimba ilmu.

Tausiah disampaikan oleh KH. Tauhidullah Badri pengasuh Ponpes Badridduja Kraksaan, yang mengingatkan bahwa setiap insan akan kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Kematian merupakan hal yang pasti, bahkan diatas hal yang pasti, kalau matematika disebut ilmu pasti tapi belum tentu pasti,” ucap KH. Tauhidullah Badri yang akrab disapa Ra Tauhid dalam tausiahnya.

Menurut Kyai yang juga Ketua Dewan Syuriah DPC PKB Kabupaten Probolinggo ini, setiap manusia akan menghadapi kematian dengan cara, waktu, dan kondisi yang berbeda-masing, baik secara medis maupun karena faktor penuaaan.

Almarhum Sayyid Hadi atau akrab disapa Yek Hadi dikenal sebagai anak yang sholeh. Terakhir menimba ilmu di Ponpes Raudlatul Jannah Klaseman yang merupakan Ponpes Alhabib Toha bin Ahmad Baagil.

Sementara itu, Habib Mustofa merasa terharu atas kehadiran masyarakat luas pada tahlil 40 hari wafat Sayyid Hadi, rasa haru dikarenakan banyaknya jamaah yang hadir mendoakan.

“Ini merupakan wujud empati dan dukungan moral yang sangat mendalam bagi kami dan keluarga besar kami, hanya iringan doa Jazakumullah khairan katsiran,” pungkasnya. (rac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *